Berita

KPK/Net

Hukum

Kader PDIP "Pasien" OTT KPK Kedelapan Di Tahun 2018

KAMIS, 25 OKTOBER 2018 | 00:50 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Satuan tugas (Satgas) KPK melakukan serangkaian operasi tangkap tangan di Kabupaten Cirebon. Penyidik diduga mengamankan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra dalam operasi senyap tersebut.

"Ada unsur kepala daerah yang ikut diamankan," kata Ketua KPK Agus Rahardjo melalui pesan elektronik kepada redaksi, Rabu (24/10).

Sunjaya menjadi kepala daerah ke- 8 dari kader PDI Perjuangan "pasien" OTT KPK sepanjang tahun 2018.


Sebelumnya kader PDIP yang juga Bupati Ngada waktu itu, Marinus Sae ditangkap KPK pada medio Februari 2018.

Kedua, Bupati Bandung Barat sekaligus kader PDI, Abubakar juga terjerat KPK di bulan April 2018. Abubakar diduga terlibat dugaan suap.

Lalu kader PDIP ketiga yang juga menjabat kepala daerah ditangkap KPK yakni Bupati Buton Selatan, Agus Feisal Hidayat di bulan Juni 2018. Agus sendiri tercatat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara. Sebelumnya akhirnya dipecat partai berlambang banteng moncong putih.

Kemudian keempat, KPK menciduk Bupati Purbalingga, Jawa Tengah, Tasdi karena terlibat dugaan suap sejumlah proyek di awal Juni 2018.

Kelima dan keenam KPK menyasar dua kader PDIP di Jawa Timur, yakni Bupati Tulungagung, Sahri Mulyo dan Wali Kota Blitar, Samanhudi Anwar di Bulan Juni 2018.

Ketujuh di bulan Juli 2018, Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap ditangkap KPK. Kemudian PDIP memecatnya sebagai kader.

Terakhir kedelapan, diduga Bupati Cirebon  Sunjaya Purwadi Sastra diamankan penyidik KPK yang sedang melakukan OTT, pada Rabu (24/10). [jto]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya