Berita

Mahathir Mohamad/Net

Dunia

Konflik Di Selatan Jadi Agenda Utama Kunjungan Mahathir Mohamad Ke Thailand

RABU, 24 OKTOBER 2018 | 13:42 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad akan bertemu dengan Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-O-Cha malam ini (Rabu, 24/10) di Bangkok.

Pertemuan ini dilakukan sebagai bagian dari perjalanan resmi perdana Mahathir ke negara tetangga. Salah satu agenda yang dibawa Mahathir adalah upaya untuk membantu prospek perdamaian di Thailand yang dilanda kekerasan di selatan.

Wilayah selatan terutama wilayah Muslim di Thailand yang berbatasan dengan Malaysia diketahui telah berada dalam genggaman pemberontakan. Meski kelompok pemberontak tersebut masih dalam skala tidak besar, namun pertumpahan darah kerap terjadi.


Pemberontakan telah melihat hampir 7.000 orang di mana mayoritas adalah warga sipil, meninggal dunia sejak tahun 2004 lalu.

Malaysia telah lama bertindak sebagai fasilitator untuk menengahi pembicaraan damai antara pemerintah Thailand dan kelompok pemberontak bernama Mara Patani tersebut.

Namun pembicaraan telah terhenti pada tahun lalu, dan kedua negara baru-baru ini menunjuk perwakilan baru untuk memimpin proses negosiasi yang rumit.

Channel News Asia,
mengutip Kementerian Luar Negeri Malaysia, memuat bahwa kunjungan Mahathir diharapkan menambah momentum bagi proses dialog perdamaian Thailand selatan. [mel]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya