Berita

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menghadiri konferensi Inisiatif Investasi Masa Depan di Riyadh/Al Jazeera

Dunia

Saudi Janjikan Bantuan Tiga Miliar Dolar AS Ke Pakistan

RABU, 24 OKTOBER 2018 | 12:03 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Arab Saudi setuju untuk memberikan dana senilai tiga miliar dolar AS dalam jangka waktu satu tahun kepada Pakistan.

Dana tersebut digelontorkan untuk membantu negara Asia Selatan tersebut menghadapi krisis ekonomi yang ditandai dengan meningkatnya defisit pembayaran dan berkurangnya cadangan mata uang asing.

Bukan hanya itu, seperti keterangan yang dirilis Kementerian Luar Negeri Pakistan, Saudi juga menjanjikan pinjaman tambahan senilai hingga tiga miliar dolar AS dalam pembayaran ditangguhkan untuk impor minyak.


Kesepakatan itu datang saat kunjungan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan ke Riyadh, di mana ia bertemu Raja Salman bin Abdulaziz dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Khan juga menghadiri konferensi investasi profil tinggi yang dibuka di ibukota Saudi pada hari Selasa (23/10).

"Disepakati Arab Saudi akan menempatkan deposit tiga miliar dolar AS untuk jangka waktu satu tahun sebagai keseimbangan dukungan pembayaran," begitu keterangan kementerian luar negeri Pakistan seperti dimuat Al Jazeera.

Bukan hanya itu, tambahan fasilitas pembayaran ditangguhkan untuk impor minyak akan berlaku selama tiga tahun, yang akan ditinjau kembali sesudahnya. [mel]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya