Berita

Recep Tayyip Erdogan/net

Dunia

Erdogan: 18 Orang Yang Terlibat Pembunuhan Khashoggi Harus Diadili Di Turki

SELASA, 23 OKTOBER 2018 | 18:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menuntut para pelaku pembunuhan wartawan, Jamal Khashoggi, yang diduga dibunuh di kantor Konsulat Saudi di Istanbul, diadili di Turki.

Seruan itu disampaikan Erdogan di hadapan anggota parlemen dari  Partai Keadilan dan Pembangunan atau Partai AK yang berkuasa di Turki, pada Selasa (23/10).

Dia mengklaim Turki memiliki bukti kuat bahwa Khashoggi tewas dalam pembunuhan terencana di Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober lalu.


Lebih lanjut Erdogan menuduh tiga tim yang terdiri dari 15 warga Saudi telah tiba di Istanbul dengan penerbangan terpisah pada hari-hari dan jam-jam menjelang waktu pembunuhan.

Dia juga membenarkan bahwa sudah 18 orang ditangkap di Arab Saudi dalam kasus ini. Namun, dia belum merilis rincian bukti yang dikumpulkan dari kasus dugaan pembunuhan itu.

"Tuntutan saya adalah bahwa 18 orang diadili di Istanbul. Semua orang yang memainkan peran dalam pembunuhan itu (akan dihukum)," kata Erdogan, dimuat BBC.

Dia mengatakan, para tersangka termasuk 15 pejabat Saudi yang diidentifikasi terbang ke Istanbul menjelang pembunuhan itu, serta tiga pejabat konsuler. [ald]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya