Berita

Nigeria/Net

Global

Pasca Kekerasan Komunal, Nigeria Berlakukan Jam Malam

SELASA, 23 OKTOBER 2018 | 12:49 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Nigeria mengerahkan pasukan polisi khusus ke wilayah Kaduna utara dan mengumumkan jam malam 24 jam di ibukota negara itu awal pekan ini. Hal itu dilakukan setelah kekerasan komunal yang menewaskan puluhan orang terjadi di wilayah itu.

Presiden Muhammadu Buhari memerintahkan penempatan tersebut.

Bentrokan itu menyusul kekerasan yang terjadi sejak pekan kemarin antara komunitas Muslim dan Kristen di daerah Kasuwan Magani di Kaduna selatan yang menyebabkan sedikitnya 55 orang tewas.


"Kekerasan di Kaduna adalah kutukan. Polisi telah diberi wewenang untuk melakukan segala kemungkinan untuk memulihkan ketenangan. Pasukan Intervensi Khusus telah dikerahkan ke titik-titik kilatan," kata Buhari di Twitter.

"Pemerintah federal dan lembaga penegak hukumnya akan bekerja dengan pemerintah negara bagian dan tokoh masyarakat untuk memastikan pemulihan penuh perdamaian dan keamanan," kata Buhari dalam pesan lain seperti dimuat Al Jazeera. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya