Berita

Trump/Net

Dunia

Gagal Hadang Imigran, Trump Ancam Pangkas Bantuan Ke Amerika Tengah

SELASA, 23 OKTOBER 2018 | 12:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan niatnya untuk memangkas bantuan yang diberikan kepada tiga negara Amerika Tengah karena dinilai gagal menghadang masuknya gelombang imigran besar yang melewati perbatasan mereka untuk mencapai Amerika Serikat. Ketiga negara itu adalah Guatemala, El Salvador dan Honduras.

Hal itu diumumkan Trump di akun Twitternya awal pekan ini. Dia sebelumnya mengecam Partai Demokrat karena undang-undang imigrasi yang buruk.

Trump menyatakan keraguannya pada kemampuan Meksiko untuk secara efektif menghentikan gelombang imigran.


"Saya telah mengingatkan Patroli Perbatasan dan militer bahwa ini adalah (darurat) nasional," jelasnya seperti dimuat Al Jazeera.

Amerika Serikat sendiri diketahui telah memberikan lebih dari sekitar 200 juta dolar AS bantuan ke Guatemala, 164 juta dolar AS ke Honduras dan 113 juta dolar AS kepada El Salvador dari 2016 hingga 2017, sebagai bagian dari program bantuan yang berbeda.

Pemerintahan Amerika Serikat mengklaim bahwa program-program tersebut adalah cara untuk memperbaiki infrastruktur dan kondisi sosial yang kritis di negara-negara Amerika Latin yang miskin, yang pada akhirnya berusaha untuk menahan imigrasi yang datang melalui perbatasan Amerika Serikat dan Meksiko.

Namun pemerintahan Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Trump memangkas hampir 40 persen dalam bantuan yang diberikan kepada negara-negara Amerika Selatan dalam anggaran 2017 dan lebih berfokus pada penguatan keamanan perbatasan. [mel]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya