Berita

Bentrok di perbatasan Honduras/Net

Dunia

Ribuan Migran Honduras Memaksa Masuk Perbatasan Meksiko

SABTU, 20 OKTOBER 2018 | 13:24 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ribuan migran dari Honduras berupaya menerobos tembok perbatasan Guatemala dan memaksa masuk ke wilayah Meksiko dalam upaya untuk mencapai Amerika Serikat pada Jumat (19/10).

Polisi anti huru-hara Meksiko terpaksa menggunakan semprotan merica untuk memblokir masuknya ribuan migran, termasuk anak-anak yang berupaya masuk.

Massa yang marah mulai melemparkan batu dan benda apa pun yang mereka temukan di penjagaan keamanan di sisi Meksiko dan bahkan memanjat atau mematahkan serangkaian pagar kawat yang mengarah ke pagar terakhir dan garis polisi di perbatasan selatan Meksiko.


Laporan mengatakan beberapa migran dan sejumlah personil polisi terluka dalam insiden itu.

Polisi memblokir aliran migran ke provinsi itu, namun, sejumlah migran berhasil mendorong jalan mereka melalui garis perbatasan.

Dikabarkan Press TV, kekerasan pecah setelah berbagai kendaraan migran berkumpul di perbatasan Guatemala-Meksiko. Para migran berharap mereka dapat memperoleh visa transit untuk melanjutkan perjalanan ke Amerika Serikat atau setidaknya mencari suaka di Meksiko.

Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengerahkan militer untuk menghentikan para migran memasuki negaranya.

Para migran tersebut diketahui melarikan diri dari kemiskinan dan ketidakamanan di negara Amerika Tengah itu, yang merupakan salah satu negara paling kejam di dunia dengan tingkat pembunuhan 43 per 100.000 warga. [mel]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya