Berita

Antonio Guterres/Net

Dunia

Sekjen PBB Dorong Investigasi Mendalam Kematian Jamal Khashoggi

SABTU, 20 OKTOBER 2018 | 11:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengaku sangat terganggu dengan pernyataan dari pihak Arab Saudi terkait kematian wartawan senior Jamal Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul.

Menurut seorang jurubicara PBB,seperti dimuat Reuters, Guterres menyerukan penyelidikan cepat, menyeluruh dan transparan terhadap kasus pembunuhan Khashoggi.

Dikabarkan Reuters, dia juga mendesak akuntabilitas penuh bagi mereka yang terlibat dalam kasus ini.


Sebelumnya, pernyataan dari jaksa penuntut umum Saudi menyebut bahwa Khashoggi meninggal dunia setelah terlibat perkelahian dengan beberapa orang yang bertemu dengannya di konsulat Saudi di Istanbul awal Oktober ini. Perkelahiannya itu menyebabkan kematiannya.
Pernyataan yang sama juga menyebut bahwa penasehat istana Saudiyakni Saud al-Qahtani dan wakil kepala intelijen Ahmed Asiri telah dipecat dari posisi mereka akibat kasus ini.

Bukan hanya itu, saat ini ada 18 warga Saudi yang ditahan sebagai bagian dari penyelidikan kasus tersebut. [mel]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya