Berita

Edi Hasibuan/Net

Hukum

Lemkapi: Kabareskrim, Kapolda Metro Jaya Dan KPK Perlu Luruskan Bersama Isu Buku Merah

SENIN, 15 OKTOBER 2018 | 10:48 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Polemik isu buku merah yang mencatut nama Kapolri Jenderal Tito Karnavian disesalkan sejumlah pihak. Bahkan sejumlah pihak polemik itu harus diluruskan.

Bahkan, sebagian publik tak yakin orang seperti Tito Karnavian yang dikenal memiliki integritas, reputasi baik dan dipercaya publik luas menerima suap seperti yang dituduhkan.

"Kami berpandangan Kabareskrim segera ajak Kapolda Metro Jaya dan KPK untuk meluruskan masalah buku merah yang di dalamnya mencatut nama Tito di dalamnya. Hal ini perlu untuk meluruskan informasi yang salah kepada publik," ungkap Direktur Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi), Edy Hasibuan dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (15/10).


Menurut mantan anggota Kompolnas ini, pihaknya menduga munculnya isu buku merah bernuansa politik yang sangat tinggi. Ia pun  menduga ada upaya untuk pembunuhan karakter terhadap Kapolri.  

"Kami yakin yang ditarget bukan hanya Jenderal Tito, tapi tujuannya kami duga untuk membuat kekisruhan politik  dan tujuan menggangu kamtibmas, " demikian Edi Hasibuan. [jto]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya