Berita

Ilustrasi SPBU/Net

Bisnis

Hingga Rabu, 30 SPBU Telah Beroperasi di Lokasi Terdampak Gempa Sulawesi Tengah

KAMIS, 11 OKTOBER 2018 | 14:33 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus memastikan penanganan listrik dan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) pascagempa di Palu, Donggala dan Sigi berjalan dengan baik. Posko ESDM Siaga Bencana melaporkan, hingga 10 Oktober 2018, pukul 24.00 wib, sebanyak 30 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) telah beroperasi.

"Laporan Posko ESDM Siaga Bencana menginformasikan bahwa hingga kemarin (Rabu), 30 SPBU sudah beroperasi, rinciannya 15 di Kota Palu, 7 di Donggala, 1 di Sigi, dan 7 di Parimo," ujar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi, Kamis (11/10).

Kondisi kelistrikan juga semakin baik. Usai beroperasinya 7 gardu induk, 4 transmisi, 45 penyulang, 1.619 gardu distribusi dan 60 genset, daya mampu pembangkit listrik Sulawesi Tengah (Sulteng) hingga tanggal 9 Oktober 2018 adalah 101,2 MW. Beban puncak mencapai 45,13 MW. "Sehingga cadangan yang dimiliki sistem kelistrikan Sulawesi Tengah yaitu 56,07 MW," lanjut Agung.


Untuk pasokan LPG, Pertamina juga melakukan pengecekan operasi pasar untuk dapat memenuhi pasokan LPG di wilayah palu dan sekitarnya, di antaranya pengecekan operasi pasar di jalan Veteran No. 29 Palu dengan alokasi 560 tabung, di lokasi ini terjual 250 tabung. Di kelurahan Talise Palu, dari alokasi 560 tabung, terjual 474 tabung.

Penyediaan air bersih melalui sumur bor juga terus dilakukan. Pengeboran yang sudah selesai adalah Posko-posko pengungsian yang terletak di Kantor ESDM Sulteng dengan kedalaman 11 meter (m), Kantor Gubernur Sulteng 2 titik dengan kedalaman masing-masing 30 m, Rumah Sakit lapangan Bunderan Biromaru, Kabupaten Sigi (revitalisasi sumur) dan Masjid Agung dengan kedalaman kedalaman 30 m.

"Proses pengeboran sumur untuk penyediaan air bersih juga tengah berlangsung di Posko pengungsian Lapangan Vatulemo kedalaman, Posko Bencana Kementerian ESDM dan di Kelurahan Kawatuna, Kecamatan Mantipulare (pasar baru biromaru), terangnya.

Tim Pusat Vulkonologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) juga tengah memeriksa lokasi terdampak gempa bumi di Petobo dan Balaroa.

"PVMBG juga melakukan peninjauan lokasi calon hunian tetap di Duyu, Talise Tondo dan Sidera. Pertemuan dengan Dirjen Binamarga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Pusat Studi Gempa Bumi Nasional dilakukan guna membicarakan kajian kegeologian dan upaya mitigasi bencana gempa bumi di wilayah Sulawesi Tengah," imbuh Agung.

Tim PVMBG juga melakukan pemeriksaan di daerah yang mengalami longsor akibat gempa bumi dengan menyusuri pantai barat Teluk Palu hingga ke Tanjung Padang.

Tim Kementerian ESDM Siaga bencana Provinsi Sulawesi Tengah, yang telah hadir di Posko ESDM Siaga Bencana sejak tanggal 7 Oktober 2018 berjumlah 38 Tim ESDM Response Team (ERT), yang terdiri dari 42 perusahaan dengan total Personil ERT 350 orang, yaitu tim Rescue 195 orang, Medis 56 orang, Dokter 31 orang, Operator 22 orang, Kemananan 3 orang dan Support 43 orang.

"Beberapa perusahaan pertambangan telah tiba dan tengah menuju posko ESDM. Alat berat yang berjumlah 16 unit juga terus mendukung kegiatan evakuasi. Bantuan logistik terus kami data. Pemberian vaksin dan dekontaminasi kepada seluruh personil ERT yang setiap hari berada di lapangan juga dilakukan agar tidak menyebarkan bakteri," pungkas Agung. [jto]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya