Berita

Dampak Gempa Situbondo/Repro

Nusantara

GEMPA SITUBONDO

Soekarwo: Rumah Rusak Akibat Gempa Dibangun Pemprov Jatim

KAMIS, 11 OKTOBER 2018 | 10:34 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Dampak gempa di Timur Laut Situbondo, Jawa Timur menyebabkan sejumlah rumah warga rusak, termasuk di wilayah Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur, Soekarwo mengambil langkah cepat mengatasi bencana gempa bumi yang terjadi di kawasan Situbondo dan sekitarnya.

Setalah melakukan rapat terbatas dengan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Seokarwo memutuskan untuk meninjau secara langsung lokasi bencana yang ada di Pulau Sapudi Sumenep.


"Kami memutuskan berangkat dengan Kapolda dan Pangdam ke lokasi bencana di Pulau Sapudi," kata Soekarwo dalam keterangan tertulisnya yang dilansir dari Kantor Berita RMOLJatim, Kamis (11/10).

Bencana gempa bumi yang berlangsung pada dini hari ini memang meluluhlantakkan banyak bangunan di pulau Sapudi Sumenep. Untuk itu, Soekarwo memastikan, pembangunan rumah yang rusak itu akan dilakukan secepat mungkin. Sementara untuk korban meninggal, Seokarwo akan memberikan santunan.

"Rumah rusak langsung dibangun oleh Pemprov hari ini juga. Yang sakit langsung ditangani serius dengan dokter. Yang meninggal langsung diberikan santunan awal 5 juta," ungkap Soekarwo.

Gubernur dua periode yang akrab disapa Pakde Karwo ini mengaku telah menelepon Camat Gayam, pulau Sapudi tentang kondisi di sana. Pakde Karwo meminta agar segera dilakukan pendataan secara detail berapa jumlah rumah rusak dan berapa korban luka dan yang meninggal

"Hari ini tim lengkap langsung berangkat untuk melakukan rehabilitasi semua dan masyarakat tidak boleh menunggu lama harus segera teratasi" demikian Soekarwo. [jto]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya