Berita

KPK/Net

Nusantara

Bupati Malang Tersangka, Soekarwo: Tunggu Keterangan Resmi KPK

SELASA, 09 OKTOBER 2018 | 15:17 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Terseretnya kembali kepala daerah di pusaran dugaan rasuah menjadi keprihatinan tersendiri sejumlah pihak, termasuk Gubernur Jawa Timur Soekarwo

Soekarwo pun enggan ikut campur terkait kasus hukum yang menyeret Bupati Malang, Rendra Kresna di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Soekarwo memilih menunggu hasil pernyataan resmi dari KPK. Pasalnya, hingga saat ini KPK belum memberikan status Rendra secara resmi.

"Tunggu keputusan resminya. Sekarang kan masih proses sedang berjalan," kata Soekarwo seperti dilansir Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (9/10).

"Tunggu keputusan resminya. Sekarang kan masih proses sedang berjalan," kata Soekarwo seperti dilansir Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (9/10).

Politisi yang akrab disapa Pakde Karwo itu mengaku tidak bisa berbuat banyak ketika ada kepala daerah yang tersandung kasus. Sebab jabatan Gubernur tidak memiliki wewenang untuk melakukan intervensi terhadap sebuah proses hukum. Akan tetapi, Pakde Karwo mengaku memiliki tanggung jawab atas jalannya roda pemerintahan di Kabupaten Malang.

"Ini negara hukum, semuanya diserahkan kepada hukum yang berlaku," terang Ketua DPD Partai Demokrat Jatim ini.

Pakde Karwo juga sudah sering menyampaikan pesan kepada para kepala daerah betapa pentingnya integritas. Hal ini seiring banyaknya kepala daerah di Jatim yang tersangkut kasus di KPK. Seperti Kota Malang, Kota Batu, hingga Kabupaten Malang jika benar-benar Rendra menjadi tersangka.

"Integritas itu dalam hati, sangat sulit diubah jika tidak ada hidayah. Saya sering sampaikan itu kepada para kepala daerah," pungkasnya.

Penyidik KPK dikabarkan telah memberikan status tersangka kepada Bupati Malang, Rendra Kresna atas kasus gratifikasi DAK tahun 2011.

Status tersangka itu juga diakui langsung oleh Rendra, pengakuan Rendra itu berdasarkan pada berita acara penggeledahan yang dilakukan penyidik KPK di pendopo dan rumah dinas Rendra pada Senin, (8/10) kemarin.

Ya tersangka, saya membaca di berita acaranya penggeledahan itu menyatakan bahwa saya tersangka kasus ini, nama Rendra Kresna," kata Rendra di pendopo Pemkab Malang. [jto]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya