Berita

Menteri Amran (kiri)/RMOLJatim

Menteri Amran Hadiri Pelepasan Ekspor Tiga Produk Hortikultura Jatim

SENIN, 08 OKTOBER 2018 | 13:58 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Jawa Timur mengekspor tiga produk hortikultura ke Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, China, dan Vietnam. Komoditas yang diekspor yakni mangga, bawang merah dan bibit kangkung.

"Ekspor mangga ke Malaysia dan Singapura. Ini pertama kali tembus ke dua negara itu," kata Menteri Pertanian Amran Sulaiman melakukan pelepasan ekspor bersama Gubernur Jawa Timur Soekarwo di kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur, Surabaya, Senin (8/10).

Untuk komoditas mangga jenis Harumanis, sebanyak 5 ton diekspor ke Malaysia dan Singapura oleh PT Mahkota Multi Mandiri. Ditargetkan ekspor mencapai 100 ton hingga akhir tahun ini.


Sementara untuk komoditas bawang merah, kata Amran, sebanyak 26 ton dengan tujuan Filipina, dan 20 ton benih sayuran kangkung yang akan diekspor ke China, Vietnam dan Malaysia. Ekspor komoditas ini dilakukan CV Bawang Mas 99.

Hingga akhir tahun ini, CV Bawang Mas 99 akan mengekspor sebanyak 800 ton bawang merah ke Thailand, Singapura, Malaysia dan Filipina.

Sedangkan PT Java Karlos Indonesia akan mengekspor sebanyak 800 ton benih kangkung ke China, Malaysia dan Vietnam.

"Ini luar biasa, karena produk pertanian Indonesia sudah tembus pasar dunia bahkan sampai Eropa. Ini hanya Jatim," pungkasnya.

Sekadar diketahui, secara nasional, ekspor mangga tahun ini diprediksi mencapai 835 ton, atau naik 6 persen dibanding 2017 yang sebanyak 790 ton. Ekspor ini merupakan 0, 2 persen dari total produksi mangga nasional 2018 yang sebanyak 334.298 ton.

Sementara ekspor bawang merah tahun ini diproyeksi mencapai 7.570 ton, atau naik 15 persen dibanding 2017 yang sebanyak 6.588 ton. Ekspor ini merupakan 1,15 persen dari total produksi bawang merah nasional 2018 sebanyak 660.424 ton. [jto]


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Dua Kali Belanja dalam Sepekan, Komisaris AMMN Tambah 4,62 Juta Saham

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:23

Di KUII VIII, MUI Dorong Gagasan Danantara Syariah Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:00

Wall Street Variatif, S&P 500 Nyaris Tak Bergerak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:38

Bursa Eropa: DAX dan STOXX 600 Menguat di Akhir Pekan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:20

Walkot Jakpus Melarang Laporan Warga Berhenti di Meja Birokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:07

Respon Kadin Soal PMI Manufaktur: Genjot Perdagangan dan Investasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:03

Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:51

Febrie Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi Pink

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:42

Untung Hakim Masih Ada

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:25

Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna Dimulai di Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:19

Selengkapnya