Berita

Ketua MPR/Net

Indonesia dan Belanda Harus Bisa Move On

JUMAT, 05 OKTOBER 2018 | 02:12 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Dulu, ketika mendengar kata-kata Belanda maka di benak rakyat Indonesia pasti otomatis akan terbersit nuansa ketidaksukaan bahkan kebencian.

Pola pikir yang tertanam saat itu adalah Belanda negara penjajah yang sangat jahat.  Mind set tersebut diakui Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Zulhasan) sempat pula tertanam dalam dirinya selama puluhan tahun.

Tapi, diakui Zulhasan, seiring jalan dalam perjalanan waktu  terutama saat berkunjung pertama kali ke Belanda tahun 2011, mind set tersebut berkurang, pandangannya tentang Belanda yang jahat jauh berkurang.  Ternyata, di Belanda banyak orang-orang baik.  Hubungan negara Indonesia dan Belanda dalam era modern saat ini juga sangat baik dan menguntungkan.


Dan lagi, di era generasi milenial saat ini sangat open minded, mind set kebencian yang dipelihara terus menerus sepertinya malah akan terlihat seperti ketinggalan jaman.  Hal tersebut diungkapkan Zulhasan saat berbincang dengan Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia Rob Swartbol, di Ruang Kerja Ketua MPR RI, Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/10).

“Kita harus memiliki pola pikir positif terhadap masa lalu jangan terlalu dendam harus juga berpikiran fair harus bisa move on demi kemajuan bersama.  Saya rasa banyak orang-orang Indonesia berpikiran seperti saya.  Saya juga berharap Belanda pun memiliki open minded dalam sejarah kedua bangsa dan saya rasa hubungan yang saling menguntungkan antar dua negara ini bisa terus dijaga daa ditingkatkan lagi,” ujar Zulkifli.

Merespons hal tersebut, Rob Swartbol mengatakan bahwa sudut pandang orang-orang Belanda terhadap Indonesia pun sama tidak lagi berpatokan kepada sejarah kelam masa lalu tapi bagaimana menjalin hubungan baik antar bangsa dan antar rakyat.

“Seperti anda ketahui bahwa di Belanda detilnya di kampung halaman saya di Denhaag banyak juga orang Indonesia dan kami sudah lama terjalin ikatan yang kuat bahkan banyak yang terjalin ikatan keluarga.  Banyak blasteran Belanda Indonesia, para seniman, artis, penyanyi banyak berdarah Indonesia bahkan di Belanda banyak toko-toko yang menjual makanan Indonesia dan sangat laris.  Dan saya setuju, kita harus tidak larut pada masa lalu yang kelam, kita harus berpikir untuk ke depan untuk masa depan kedua negara,” ujar Rob.

Dalam kesempatan tersebut, mewakili Kerajaan Belanda, Rob menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas musibah yang dialami rakyat Indonesia terutama di kota Palu, Donggala yang menjadi korban bencana besar gempa bumi dan tsunami beberapa waktu lalu yang mengakibatkan korban jiwa, luka dan materi yang sangat besar.

“Terimalah rasa duka kami, simpati kami yang dalam.  Rasa duka kami juga kami sampaikan dalam bentuk bantuan donasi sekitar 1 juta Euro untuk korban bencana.  Jangan melihat besar kecilnya jumlahnya tapi rasa simpati, rasa persaudaraan kita sehingga kami merasakan apa yang dirasakan para korban bencana,” demikian Rob. [jto]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya