Berita

Foto: Dispenad

Nusantara

GEMPA & TSUNAMI SULTENG

Remaja Yang Tertimpa Mayat Ibunya Berhasil Dievakuasi

RABU, 03 OKTOBER 2018 | 19:02 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Banyak kisah mengharukan datang dari upaya penyelamatan maupun evakuasi korban selamat dan tewas akibat tsunami Sulawesi Tengah.

Misalnya, ketika 30 personel gabungan Batalyon Infanteri (Yonif) 713/Satyatama dan Yonif 714/Sintuwu Maroso dari Kodam XIII/Merdeka, bersama Basarnas mengevakuasi seorang remaja dari reruntuhan bangunan di Perumnas Balaroa, Palu.

Kepala Penerangan Kodam XIII/Merdeka, Kolonel Inf Muhammad Thohir, menceritakan, tim berhasil mengevakuasi anak berumur 15 tahun itu pada Minggu (30/9) pukul 23.00 Wita.


"Anak tersebut tertanam di antara reruntuhan bangunan dan tertindih mayat ibunya," ujar Thohir dikutip dari siaran pers Dispenad.

Proses evakuasi dimulai pukul 08.00 Wita dan baru berhasil menjelang tengah malam. Butuh waktu lama karena penyelamatan itu terkendala genangan air dan mayat ibunya yang menimpa kaki anak tersebut.

Kapendam mengungkapkan, upaya prajurit Kodam XIII/Merdeka bersama tim gabungan mengevakuasi dan menyelamatkan korban yang masih selamat terus dilakukan.

Dipimpin langsung Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Tiopan Aritonang, Kodam XIII/Merdeka telah mengirimkan 4 SSK ke lokasi bencana, yang terdiri dari  2 SSK Yonif 713/Satya Tama dan 2 SSK Yonif 714/Sintuwu Maroso ditambah 15 anggota tim medis.

Kolonel Inf Muhammad Thohir menyampaikan, TNI juga mengerahkan pasukan dari Pulau Jawa bersama Kodam XIV/Hasanuddin untuk mempercepat proses pencarian korban.

“Ini tugasnya membantu kesehatan, pengobatan, dan sebagainya, termasuk tenda kesehatan di lapangan dan dapur umum," pungkasnya. [ald]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Merawat Tradisi Intelektual Mahasiswa Lewat Peluncuran Buku Pergerakan

Senin, 06 Juli 2026 | 03:59

Demokrasi Liberal dan Benteng Oligarki

Senin, 06 Juli 2026 | 03:43

ICX Realisasikan Buyback Rp71 Miliar Perkuat Sistem Tata Kelola

Senin, 06 Juli 2026 | 03:20

Polresta Bandara Soetta Bongkar Home Industry Vape Isi Ganja Beromzet Miliaran

Senin, 06 Juli 2026 | 02:59

Manifesto AJIP Bali: Ketika Pariwisata Kehilangan Arah

Senin, 06 Juli 2026 | 02:35

Perpres 111/2025 soal LGBT Ancaman Nirmiliter jadi Langkah Preventif Terukur

Senin, 06 Juli 2026 | 02:12

Nyali Semesta: Ali Khamenei dan Puncak Kepemimpinan Transendental

Senin, 06 Juli 2026 | 01:57

UMKM dan Budaya Minangkabau Bergaung di Malaysia

Senin, 06 Juli 2026 | 01:40

Jaksa telah Berubah Menjadi Pengacara Jokowi

Senin, 06 Juli 2026 | 01:20

Aiptu Sumaryanto jadi Korban Ketiga yang Gugur saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan

Senin, 06 Juli 2026 | 00:59

Selengkapnya