Berita

Prabowo-Sandi/Net

Politik

Timses Prabowo-Sandi Catut Nama Kiai Sepuh NU

MINGGU, 30 SEPTEMBER 2018 | 07:49 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Pencatutan nama dilakukan kubu tim kampanye capres cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kiai Irfan Sholeh, mendesak pihak-pihak yang mencantumkan namanya di tim sukses Prabowo-Sandi untuk dihapus.

"Saya kaget kok (nama) saya bisa masuk ke situ. Saya takutnya yang masukkan dari santri, karena jumlah santri saya kan ribuan,” ujar Kiai Irfan di kediamannya, seperti dilansir Kantor Berita RMOLJatim.


Kiai Irfan yang juga pengurus PBNU ini mengaku tidak tahu siapa yang memasukkan namanya menjadi tim sukses Prabowo-Sandiaga. Sebab dia baru tahu setelah kubu Prabowo mengeluarkan rilis nama-nama tim sukses yang didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Alasan Kiai Irfan meminta namanya dihapus dari daftar tim sukses, karena sebagai kiai sepuh di NU pihaknya tidak ingin menyakiti perasaan para santrinya.

"Santri saya ribuan, ada yang mendukung Prabowo dan ada yang mendukung Jokowi. Saya takut kalau memihak akan menyakiti hati santri di kubu lain,” urainya.  

Hingga saat ini Kiai Irfan lebih memilih untuk netral dalam Pilpres 2019 dan mendoakan capres cawapres terpilih nanti bisa membawa manfaat bagi bangsa Indonesia.

"Saya tetap berdoa semoga lebih barokah bisa menjadi imam (pemimpin) di negeri kita tercinta ini,” pungkas Kiai Irfan.  [jto]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya