Berita

Terima Penghargaan Lemkapi/Net

Nusantara

Utamakan Ambulans Daripada Presiden, Empat Anggota Polri Ini Terima Penghargaan

SABTU, 29 SEPTEMBER 2018 | 13:05 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Kemanusiaan menjadi naluri empat personel Polri di wilayah hukum Polresta Surakarta. Dimana keempatnya lebih memilih mendahulukan ambulans yang terjebak kemacetan daripada iring-iringan rombongan Presiden Joko Widodo.

Terkait hal itu, Lembaga Kajian Strategi Kepolisian Indonesia (Lemkapi) memberikan penghargaan "Promoter Reward" kepada keempat anggota polisi tersebut.

Penghargaan diberikan Direktur Eksekutif Lemkapi, Edi Saputra Hasibuan disaksikan Kapolresta Surakarta Kombes Pol. Ribut Hari Wibowo di halaman Mapolresta Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (29/9).


Keempat anggota Polantas yang menerima penghargaan itu adalah Ipda Suharto, Aipda Ersan, Bripka Dwi Purnomo, dan Briptu Javan Bagas.

"Dengan penghargaan ini diharapkan Polri meningkatkan profesionalisme terhadap pelayanan kepada masyarakat," kata Edi dalam keterangan tertulisnya disampaikan kepada wartawan.

Edi menerangkan, Lemkapi telah melakukan kajian dan penelitian terhadap kerja Polri, pun hasilnya membanggakan.

"Tentu saja kami sangat bangga jika Polri terus bekerja lebih baik dan mendapatkan pujian dari masyarakat. Saya kira Bapak Presiden Jokowi juga memberikan apresiasi anggota kepolisian yang melaksanakan tugas dengan baik," tukas Edi.

Sementara, Kapolresta Surakarta, Kombes Pol. Ribut Hari Wibowo mengatakan, penghargaan tersebut dapat memberikan motivasi tersendiri kepada anggota.

"Kami berterima kasih atas pemberian penghargaan ini. Semoga dapat memberikan motivasi dan semangat anggota kami dalam menjalankan tugas," demikian Ribut.

Satu unit mobil ambulans terjebak kemacetan pada Sabtu (15/9) malam. Di saat yang sama, Presiden Jokowi dan rombongan akan melintasi ruas jalan yang saat itu sudah dijaga sejumlah personel kepolisian.

Jelang iring-iringan Presiden Jokowi melintas, petugas menutup jalan di sekitar persimpangan Kerten, RS Panti Waluyo.

Penutupan jalan dilakukan karena rombongan Presiden Jokowi hendak menuju ke Solo Paragon Mal melalui ke Jalan Slamet Riyadi sehingga harus melintasi persimpangan itu.

Rupanya, saat polisi melakukan penutupan terdapat satu unit ambulans yang sedang membawa pasien darurat terjebak kemacetan di jalur lambat.

"Saya melihat ada ambulans yang terjebak di jalur lambat depan Panti Waluyo bersama puluhan pengendara lain, padahal rombongan Presiden sudah dekat lokasi. Atas dasar kemanusiaan kami mendahulukan ambulans yang sedang membawa pasien ini," kata Ipda Suharto. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya