Berita

Rudiantara/RMOLJabar

Nusantara

Optimalisasi Teknologi Informasi Wujudkan Indonesia Menuju Jajaran 5 Besar Ekonomi Dunia

SELASA, 18 SEPTEMBER 2018 | 18:22 WIB | LAPORAN:

Pemerintah Indonesia didorong menerapkan berbagai terobosan untuk melakukan lompatan agar kompetitif dalam pergeseran atau shifting dalam geliat perekonomian dunia dengan negara-negara lain.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengungkapkan pemerintah menargetkan menuju jajaran lima besar ekonomi dunia.

"Pertama kali dalam sejarah, Kominfo harus banyak ikut terlibat dalam merumuskan regulasi, memfasilitasi, mengakselerasi, memetakan isu, sampai menyusun strategi ekonomi. Semua itu karena ada unsur digital, ada unsur teknologi informasi dan komunikasi, dalam setiap model bisnis baru ekonomi,” ucap Rudiantara, saat memberikan Orasi Ilmiah Dies Natalis ke-61 Universitas Padjadjaran, Bandung, Selasa (18/09).


Diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, menurutnya optimalisasi teknologi informasi dan komunikasi serta pengembangan ekosistem ekonomi digital adalah kunci, untuk mewujudkan ekonomi bangsa menuju jajaran lima besar ekonomi dunia.

"Pengalaman perusahaan rintisan atau startup yang menyandang predikat unicorn seperti Go-jek, Tokopedia, Bukalapak, dan Traveloka menunjukkan TIK menjadi roket pendorong utama sebuah lompatan katak (leap frog) dari titik nol, melewati banyak tahap sekaligus untuk mencapai titik pencapaian yang lebih jauh daripada yang bisa dilakukan oleh perusahaan-perusahaan konvensional lainnya," paparnya.

Rudiantara yang juga sebagai Ketua Majelis Wali Amanah Unpad, mengatakan pemerintah harus segera melakukan lompatan agar Indonesia bisa setara dengan negara-negara yang maju sektor ekonomi perdagangannya.

"Kita juga sempat ikut terbawa mengembangkan budaya dagang. Namun kini, pamor pusat belanja fisik cenderung menurun. Kita belum terlalu terperosok ke dalamnya untuk segera melakukan leap frog dengan berkonsentrasi mengembangkan e-commerce dan ekonomi digital, seperti telah dirintis oleh para unicorn kita,," jelasnya.

Tak luput dirinya mengajak civitas akademika agar bisa mengantisipasi menghadapi perubahan digital yang begitu cepat serta tidak takut untuk berubah.

"Kenapa tidak kita berani mengubah fakultas ekonomi jadi misalnya fakultas atau jurusan manajemen logistik, manajemen retail, toko online atau online store? Dunia sudah berubah. Ini yang harus kita antisipasi. Kalau tidak, mustahil kita bisa memenangi kompetisi dengan negara-negara lain," imbaunya. [fiq]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya