Berita

Ilustrasi/Net

Pertahanan

Dua Nelayan Indonesia Hilang Di Perairan Semporna

SELASA, 11 SEPTEMBER 2018 | 13:42 WIB | LAPORAN:

Dua nelayan Indonesia hilang di perairan Semporna, Sabah, Malaysia. Selasa dini hari (11/9). Diduga keduanya menjadi korban penculikan.

The Straits Times memberitakan dua WNI hilang berawal dari datangnya kapal setelah kapal berlabuh di dermaga Pulau Gaya di Semporna, pada Pukul 1 dini hari waktu setempat.

Kedatangan kapal asing itu diketahui oleh salah satu dari empat anak buah kapal. Di saat yang sama pasokan listrik dari kapal tiba-tiba terputus.


Dua dari empat ABK bersembunyi di dalam lambung kapal penangkap ikan mendengar adanya percakapan dalam dialek Suluk yang diduga warga Filipina. Keduanya yang menjadi saksi itu juga melihat ada dua orang bersenjata.

Setelah satu jam kemudian, dua nelayan keluar dari persembunyian namun tidak menemukan kedua teman lainnya.

Atas kejadian itu, ABK yang bersembunyi dan selamat itu langsung melaporkan ke kantor kepolisian Semporna.

Pihak berwenang dari Departemen Kepolisian dan Komando Keamanan Sabah Timur (Esscom) telah mengkonfirmasi insiden tersebut dan hingga kini terus ditelusuri kebenarannya.

Sementara itu Direktorat Jenderal Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementeriam Luar Negeri masih berkoordinasi dengan kepolisian setempat.

"Tim kami sedang koordinasi dengan kepolisian sabah dan semporna serta saksi. Semoga bukan Warga Negara Indonesia (WNI)," ujar Direktur Jenderal PWNI-BHI, Muhammad Iqbal merespon insiden tersebut melalui keterangan tertulis, Selasa (11/9).  [nes]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya