Berita

Tampilan badai dari udara/BBC

Dunia

AS Bersiap Hadapi Badai Florence

SELASA, 11 SEPTEMBER 2018 | 06:18 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Warga Amerika Serikat di wilayah Pantai Timur bersiap menghadapi salah satu badai terbesar yang akan datang, yakni Badai Florence.

Badai ini merupakan salah satu badai terburuk yang melanda kawasan itu dalam kurun waktu beberapa dasawarsa terakhir. Badai buruk yang melanda kawasan itu terjadi pada tahun 1989 ketika Badai Hugo menyapu North Carolina yang menyebabkan kerugian hingga 7 miliar dolar AS dan merenggut 49 nyawa.

Gubernur Carolina Selatan memerintahkan evakuasi seluruh warga yang tinggal di garis pantai. Sementara itu pemerintah North Carolina dan Virginia telah menyatakan keadaan darurat.


Diperkirakan bahwa Badai Florence yang masuk kategori empat membawa angin dengan kecepatan 130 meter per jam. Badai siperkirakan akan menghantam Carolina pada hari Kamis (13/9).

Badan peraman cuaca menilai bahwa sistem cuaca bisa mencapai kategori lima karena kekuatan imbangnya dari perairan Atlantik hangat.

The National Hurricane Center (NHC) mengatakan Badai Florence memiliki bakat untuk peristiwa meteorologi yang sangat berbahaya.

Badai ini dapat membawa tingkat bencana hujan dan banjir ke daerah pesisir dan pedalaman. Demikian seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Logam Mulia Kembali Berkilau Ditopang Penurunan Dolar AS

Kamis, 03 September 2026 | 08:15

Wall Street Bangkit dari Tekanan Berkat Aksi Borong Saham

Kamis, 03 September 2026 | 07:57

BeZakat 2026 Kembali Dibuka, Sasar Lulusan SMA dari Keluarga Kurang Mampu

Kamis, 03 September 2026 | 07:44

BBHI Mau Dibeli Lagi, Allo Bank Siapkan Dana Rp300 Miliar

Kamis, 03 September 2026 | 07:26

Bursa Eropa Tertekan, STOXX 600 Terseret Lonjakan Harga Minyak

Kamis, 03 September 2026 | 07:11

UUD 1945 Asli dan Penyelamatan Peradaban

Kamis, 03 September 2026 | 06:50

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

Kamis, 03 September 2026 | 06:22

TNI Gercep Evakuasi Warga Antisipasi Meningkatnya Aktivitas Gunung Sinabung

Kamis, 03 September 2026 | 05:59

Polemik BYAN Harus Dibaca sebagai Uji Kesiapan Regulator

Kamis, 03 September 2026 | 05:29

Produktivitas Bawang Merah Melejit Lewat Inovasi Startup Binaan IPB

Kamis, 03 September 2026 | 04:50

Selengkapnya