Berita

Korban serangan di Yaman/Al Jazeera

Dunia

Perundingan Damai Gagal, Serangan Kembali Hantam Yaman

SENIN, 10 SEPTEMBER 2018 | 12:06 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Puluhan orang dilaporkan meninggal dunia dalam bentrokan serta serangan yang terjadi di wilayah Hodeidah, Yaman akhir pekan kemarin.

Bentrokan terjadi tidak lama setelah perundingan damai yang disponsori PBB antara pemerintah yang diakui secara internasional dan pemberontak Houthi gagal.

Sumber lokal seperti dimuat Al Jazeera menyebut bahwa setidaknya ada 60 serangan yang terjadi dan menyebabkan jatuhnya korban jiwa dari pihak sipil.


Secara terpisah, sumber-sumber rumah sakit di provinsi Hodeidah mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa 84 orang yang terdiri dari 73 pejuang pemberontak dan 11 tentara pemerintah telah meninggal dunia sejak upaya pembicaraan perdamaian di Swiss ditinggalkan pada akhir pekan kemarin setelah perwakilan Houthi tidak muncul.

Namun angka pasti korban tewas masih belum bisa diverifikasi.

Diketahui bahwa pihak pemberontak menolak datang ke perundingan karena menilai bahwa PBB belum memenuhi tuntutan mereka. Termasuk di antara permintaan mereka adalah pesawat untuk mengangkut mereka yang terluka ke Oman terdekat dan jaminan bahwa delegasi mereka akan diizinkan untuk kembali ke ibukota Houthi, Sanaa. [mel]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Logam Mulia Kembali Berkilau Ditopang Penurunan Dolar AS

Kamis, 03 September 2026 | 08:15

Wall Street Bangkit dari Tekanan Berkat Aksi Borong Saham

Kamis, 03 September 2026 | 07:57

BeZakat 2026 Kembali Dibuka, Sasar Lulusan SMA dari Keluarga Kurang Mampu

Kamis, 03 September 2026 | 07:44

BBHI Mau Dibeli Lagi, Allo Bank Siapkan Dana Rp300 Miliar

Kamis, 03 September 2026 | 07:26

Bursa Eropa Tertekan, STOXX 600 Terseret Lonjakan Harga Minyak

Kamis, 03 September 2026 | 07:11

UUD 1945 Asli dan Penyelamatan Peradaban

Kamis, 03 September 2026 | 06:50

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

Kamis, 03 September 2026 | 06:22

TNI Gercep Evakuasi Warga Antisipasi Meningkatnya Aktivitas Gunung Sinabung

Kamis, 03 September 2026 | 05:59

Polemik BYAN Harus Dibaca sebagai Uji Kesiapan Regulator

Kamis, 03 September 2026 | 05:29

Produktivitas Bawang Merah Melejit Lewat Inovasi Startup Binaan IPB

Kamis, 03 September 2026 | 04:50

Selengkapnya