Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Lemkapi: Oknum Polrestabes Medan Nyabu, Resiko Tanggung Sendiri

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 | 13:13 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Dalam sebulan terakhir dua video oknum anggota Polrestabes Medan tengah mengisap sabu viral di sosial media.

Kasus ini dinilai sebagian pihak menilai lemahnya pengawasan Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian (Lemkapi) Edi Hasibuan kasus ini bersifat personal. Ia, tak sepakat jika Kapolrestabes Medan layak dicopot akibat ulah anak buahnya itu.


“Dan resikonya tanggung sendiri. Itu personal. Siapa yang berbuat dia harus dapat sanksi sendiri,” kata Edi saat dihubungi Kantor Berita Politik, RMOL, Rabu (5/9).

Ia berpendapat, oknum tersebut layak mendapatkan sanksi yang berat, jika perlu dipecat sebagai anggota Polri lantaran perbuatannya telah mencoreng korps Bhayangkara.

“Oknum yang berbuat proses berat dan pecat bila terbukti,” tegasnya.

Video pertama dilakukan oleh oknum Bripka HG yang bertugas di Polsek Helvetia. Video kedua yakni Aipda T yang disebut bertugas di Polsek Medan Area.

Ketua Majelis Sinergi Kalam Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (Masika ICMI) Orwil Sumatera Utara Rizky Emiliya, mengatakan kasus itu membuktikan lemahnya Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto dalam memimpin.

Ia juga meminta Kasat Narkoba AKBP Rafael Shandy bertanggungjawab atas maraknya peredaran narkoba di Kota Medan, seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, dimana salah satu pengunjung di diskotik NewZone tewas karena over dosis. [jto]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya