Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

NCA: Ada Lonjakan Drastis Pelecehan Seks Anak Online

SELASA, 04 SEPTEMBER 2018 | 09:33 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Badan Kejahatan Nasional Inggris (NCA) melaporkan bahwa pelecehan seks anak di internet mengalami peningkatan yang signifikan dalam lima tahun terakhir.

Menurut data NCA yang dirilis awal pekan ini, lebih dari 82.000 gambar pelecehan seks anak telah dirujuk ke NCA tahun lalu, Jumlah ini meningkat 700 persen dari tahun 2012.

Data NCA juga menunjukkan bahwa kasus pelecehan anak di Inggris beberapa tahun terakhir menunjukkan lebih dari 130 tersangka yang diamankan. Termasuk di antara para tersangka adalah seorang mantan perwira polisi, seorang penghibur anak-anak, dan juga guru.


Direktur NCA, Rob Jones mengatakan bahwa saat ini semakin banyak orang di Inggris yang menggunakan web gelap di internet dan teknologi seperti enkripsi end-to-end untuk menghindari deteksi sambil mereka mengumpulkan gambar pelecehan seksual pada anak.

"Kami melihat peningkatan jumlah pelanggar canggih menggunakan web gelap untuk membahayakan anak-anak di internet mainstream," kata Jones seperti dimuat Press TV.

Di sisi lain, polisi dan pemerintah Inggris merilis data bahwa setidaknya 80.000 orang di Inggris diperkirakan menimbulkan ancaman seksual terhadap anak-anak secara online.

Data baru itu telah memicu kekhawatiran tentang eksploitasi seksual yang meningkat dan perbudakan anak-anak melalui teknologi, baik di Inggris maupun di seluruh dunia. [mel]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya