Berita

Prajurit TNI/Puspen

Pertahanan

Prajurit TNI Berhasil Emban Tugas Yang Dipercayakan Dunia

SENIN, 03 SEPTEMBER 2018 | 17:20 WIB | LAPORAN:

Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Kompi Zeni (Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-D Multidimensional Integrated Stabilization Mission in Central Africa Republic (MINUSCA CAR) berhasil mengemban tugas yang dipercayakan dunia untuk melaksanakan misi perdamaian di Republik Afrika Tengah.

Demikian sambutan tertulis Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang dibacakan Kasum TNI Laksdya TNI Dr Didit Herdiawan, pada upacara penerimaan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-D/Minusca CAR di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (3/9).

 Dalam upacara tersebut Panglima TNI menyampaikan bahwa keberadaan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-D/Minusca CAR selama hampir satu tahun di Republik Afrika Tengah dalam penugasan misi perdamaian dunia PBB merupakan tugas istimewa telah menjalankan kepercayaan negara sebagai duta TNI, duta bangsa dan negara di forum internasional.


 Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, mengatakan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-D/Minusca CAR menjalankan misi militer dan sebagai diplomat TNI.

"Misi militer dan misi diplomat TNI merupakan bagian dari diplomasi militer, dimensi politik dan diplomatis. Hal ini memiliki pengaruh besar terhadap kreadibilitas negara Indonesia di dunia internasional," Hadi Tjahjanto melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Panglima TNI Hadi Tjahjanto juga mengucapkan selamat atas penerimaan penghargaan medali PBB kepada prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-D/Minusca CAR yang diberikan pada sela-sela kegiatan upacara peringatan HUT Republik Indonesia ke-73 tanggal 17 Agustus 2018 yang lalu di Republik Afrika Tengah.

Dalam rangkaian upacara tersebut, disematkan penghargaan Tanda Kehormatan Satyalancana Santi Dharma kepada prajurit TNI yang telah selesai melaksanakan tugas internasional sebagai Kontingen Garuda atau Military Observer dari Pemerintah Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 64/TK/Tahun 2018, tanggal 12 Juli 2018. [lov]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya