Berita

Efendi/Repro

Nusantara

Efendi: Madura Punya Potensi Besar

MINGGU, 02 SEPTEMBER 2018 | 09:35 WIB | LAPORAN:

. Pulau Madura diyakini sejumlah orang memiliki potensi terpendam yang besar untuk digali. Selain itu, wilayah tertinggal ini bisa bersaing dengan wilayah lain di Indonesia, khususnya di Jawa Timur.

"Pulau Madura ini potensinya cukup besar untuk berkembang. Tapi, hingga saat ini belum dioptimalkan, sehingga masih tertinggal dibanding wilayah lain di Jawa Timur," kata caleg Perindo Moch. Efendi menyampaikan itu saat pulang kampung di Pamekasan, Minggu (2/9).

Menurut dia, potensi di pulau yang dikenal dengan sebutan pulau garam ini kedepan harus dioptimalkan, terlebih dengan adanya Jembatan Suramadu sebagai salah satu akses penunjang lainnya.


Alasan itulah yang membuat pendukung berat Jokowi ini siap saat ditunjuk Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo untuk maju sebagai Caleg DPR RI dari Dapil Madura.

"Madura ini punya populasi sekitar 4 juta jiwa atau sekitar 10 persen dari populasi Jawa Timur. Seharusnya 4 kabupaten yang ada di Madura bisa terus dipacu maju, apalagi sudah ada Jembatan Suramadu," tandasnya.

Tapi sayang, sambung dia, saat ini potensi Madura belum semuanya dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat setempat

Dia mengatakan, pembangunan Madura harus mengedepankan aspek manfaat bagi masyarakat Madura sendiri. Model pembangunan juga harus dilakukan dengan tepat, tentunya demi kesejahteraan masyarakat Madura.

"Kami melihat pengembangan Madura ke depan cocoknya agrobisnis, baik yang berkitan dengan pertanian mau pun perikanan. Kalau bikin pabrik teknologi tinggi di sini, masyarakat Madura tidak akan dapat tempat," tuturnya.

Dia menegaskan, peningkatan investasi di Madura harus mampu mewujudkan pertumbuhan ekonomi berkualitas dengan mengedepankan keadilan menuju broad based development yang merata.

Dengan konsep itu hasil pembangunan di pulau ini jelas akan dirasakan oleh banyak warga tanpa terkecuali, bukan cuma untuk segelintir orang yang sudah kaya.

"Saya yakin Madura ke depan akan lebih maju bersama seluruh penduduknya," pungkasnya. [jto]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya