Berita

Atraksi Batalyon Marinir Bitung/RMOL

Pertahanan

Aksi Memukau Batalyon Marinir Bitung Di Manado Fiesta

SABTU, 01 SEPTEMBER 2018 | 19:16 WIB | LAPORAN:

Kemeriahan puncak Manado Fiesta 2018 yang diselenggarakan di area Pohon Kasih Komplek Mega Mas, Jumat (31/8) menghadirkan atraksi memukau dari pasukan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan VIII Bitung Sulawesi Utara.

Puncak acara Manado Fiesta dibuka dengan serangan kilat dari laut ke darat yang dilakukan prajurit Batalyon Marinir Pertahanan VIII Bitung, di mana dua musuh yang merupakan teroris dilumpuhkan terlebih dahulu secara senyap dan mematikan.

Setelah pos depan musuh dilumpuhkan barulah muncul tim penyerbu. Sebuah tim yang melakukan tembakan saling melindungi bergerak secara taktis mendekati sasaran untuk membebaskan sandera dari tawanan musuh. Sementara tim lain melakukan perlindungan kepada tim yang melakukan serangan cepat.


Satu per satu musuh bertumbangan dan dengan cepat tim penyerang mengepung tempat musuh dan sandera dapat dibebaskan dengan selamat.

Aksi itu disambut tepuk tangan seluruh penonton dan tamu undangan yang menyaksikan.

Mendagri Tjahjo Kumolo, Gubernur Sulut Olly Dondokambey serta Wali Kota Manado Vicky Lumentut kompak bertepuk tangan. Bahkan penonton yang berada di tribun sebelah kiri berdiri memberikan aplaus setelah sandera dibebaskan dan sarang musuh diledakkan.

Tidak sampai di situ, ternyata Batalyon Marinir Lantamal VIII masih menunjukkan atraksi lain yaitu kolone senapan dan bela diri yang dipadukan dengan Taekwondo dari putera puteri TNI AL Lantamal VIII yang diiringi rampak bedug.

"Demonstrasi serangan kilat, kolone senjata dari para prajurit marinir ini merupakan unjuk ketrampilan dan ketangkasan personil-personil Batalyon Marinir Bitung. Seni dan atraksi kolone senjata dikolaborasikan dengan rampak bedug, bela diri militer dan Taekwondo," jelas Danyon Marinir Letkol Mar. Nandang PJ, dalam keterangannya, Sabtu (1/9). [wah]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya