Berita

Nusantara

Jokowi Tidak Selektif Undang Pengusaha Ke Istana

SABTU, 01 SEPTEMBER 2018 | 13:53 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Joko Widodo tidak selektif mengundang seseorang termasuk saat menjamu sejumlah pengusaha muda di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin lalu (27/8).

"Menyikapi perihal undangan Bapak Jokowi kepada pengusaha muda konglomerat generasi kedua dan ketiga. Saya selaku perwakilan warga Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, sangat perihatin dan menyesalkan kepada Bapak Jokowi yang tidak selektif merangkul pengusaha dalam meningkatkan perekonomian negara," kata pewakilan warga Tabalong, Zulfikar, Sabtu (1/9).

Alasannya, jelas Zulfikar, dalam cacatan mereka, ada salah satu pengusaha yang diundang Jokowi belum menyelesaikan kewajibannya melakukan pembayaran lahan atau tanah warga seluas kurang lebih 450 hektar di Desa Kasiau, Kecamatan Murungpudak dan Desa Lokbatu, Kecamatan Haruai di Tabalong.


Pengusaha yang dimaksud adalah Garibaldi Thohir. Dia adalah Presiden Direktur Adaro Energy.

Perusahaan Adaro meninggalkan permasalahan alias sengketa dengan warga yang sudah berlangsung 10 ahun tanpa penyelesaian. Dan mereka mengklaim kalau lahan warga tersebut dalam HGU tanpa pernah mengeluarkan data dan faktanya kepada masyarakat.

"Padahal jelas keberadaan tanah warga itu ada bahkan sudah diukur, GPS, tenol, dan sudah ada peta luasan atau gif dump yang dikeluarkan sendiri oleh Adaro, tapi mereka ingkar terhadap janji pembayarannya baik yang di dalam HGU yang mereka klaim maupun yang di luar HGU," ujar Zulfikar.

Jangankan hanya segel, girik atau SKT, yang setipikat saja mereka tidak mau membayar satu contoh kongkret. Sertifikat yang di dalam HGU atas nama Ismun (nomor setipikat 5) dan Yusmi (somor Sertipikat 229).

Yang di luar HGU atas nama Hasbullah dengan sertipikat No.17.07.06.02.1.00484. Dan pada tahun 2014 sudah dilakukan pengukuran pengembalian bata oleh BPN (berita acara No. 31/2014). Itupun tanahnya tetap digarap oleh Adaro tanpa penyelesaian dengan bukti sertipikat masih ada pada pemilik. Abd. Basir SHM No.129 (belum digarap) tapi di sekelilingnya sudah habis dibebaskan oleh Adaro.

Zulfikar menerangkan, warga sudah bersurat ke mana-mana tapi tidak ada tanggapan, satu tahun terakhir ini warga bersurat dan menghadap ke Kementerian Kemaritim tapi proses itupun sepertinya tidak jalan lagi atau hanya jalan di tempat.

"Pada awal juga laporan warga tidak mendapat perhatian serius, setelah satu tahun baru ada pemanggilan pihak perusahaan, BPN dan pihak pemprov setelah itu terkesan jalan di tempat lagi tanpa ada pemanggilan terhadap perwakilan warga dan pemilik pertama HGU seperti yang dijanjikan," tutupnya. [rus]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:23

Api Ludeskan Rumah Tinggal di Cakung Timur

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:14

BNI Geber Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:01

Baznas dan Sound Rhythm Ajak Nonton Bola Sambil Sedekah

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:47

Rano Karno Targetkan 500 Penyanyi Tampil di Bundaran HI

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:16

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:00

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Capai 1,13 Juta Penonton

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:52

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:45

KPK Rampungkan Analisis Laporan Penolakan Gratifikasi Raja Juli

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:34

Wamen Investasi: Kepastian Hukum Jadi Faktor Penting Tarik Investor Asing

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:22

Selengkapnya