Berita

Dubes Jorge Valero/Net

Global

Dubes Valero: Eksodus Jadi Alat Kampanye AS Untuk Intervensi Venezuela

SABTU, 01 SEPTEMBER 2018 | 09:45 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kabar soal eksodus warga Venezuela ke negara-negara tetangganya seperti Kolombia, Peru, Ekuador dan Brasil dijadikan alat kampanye bagi Amerika Serikat dan sekutunya untuk membenarkan invervensi militer ke Caracas.

Begitu kata duta besar Venezuela untuk PBB Jorge Valero. Dia menjelaskan selama pidato di Grup Amerika Latin dan Karibia (Grulac) dan Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) pekan ini, bahwa Trump pernah mengatakan bahwa Amerika Serikat Siap untuk melakukan intervensi ke Venezuela. Ancamannya semacam itu juga dikeluarkan oleh kepala baru Komando Selatan, Laksamana Kurt Tidd.

Dia menambahkan bahwa saat ini, kapal dari Amerika Serikat sedang melakukan perjalanan melalui Laut Karibia yang dengan dalih bantuan kemanusiaan, telah pindah di perairan teritorial dekat Venezuela.


"Venezuela telah diancam secara militer dan tunduk pada pengenaan tindakan koersif unilateral oleh pemerintah Amerika Serikat dan negara-negara Uni Eropa," jelasnya seperti dimuat media berbahasa Spayol, Ultimasnoticias.

Lebih lanjut dia menambahkan bahwa hal semacam itu adalah bentuk perang tidak konvensional yang berusaha menghalangi perkembangan ekonomi Venezuela.

Sementara itu terkait dengan eksodus warga Venezuela yang terjadi beberapa waktu terakir ini, dia menjelaskan bahwa pihaknya menemukan aksi massal itu telah diinduksi oleh agen kriminal yang mempromosikan migrasi dan telah mengubah ini menjadi bisnis. Agen kriminal semacam ini dikenal sebagai penasehat perjalanan di perbatasan. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya