Berita

Nafta/Net

Dunia

Pembicaraan AS-Kanada Soal NAFTA Berakhir Tanpa Kesepakatan

SABTU, 01 SEPTEMBER 2018 | 07:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pembicaraan yang dilakukan antara Amerika Serikat dan Kanada mengenai amandeman Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) telah berakhir selama seminggu tanpa kesepakatan apapun.

Kedua negara menemukan berbagai perbedaan pandangan mengenai sejumlah hal. Salah satunya terkait pangan.

Amerika Serikat ingin Kanada untuk membuka akses ke produk susu Amerika Serikat, memperpanjang perlindungan paten untuk obat-obatan dan setuju untuk menghilangkan panel internasional untuk menyelesaikan sebagian besar perselisihan antara investor dan pemerintah. Namun Kanada tidak ingin membuat konsesi pada pertanian.

Sementara itu para pejabat Amerika Serikat mengatakan mereka akan bertemu dengan rekan pejabat Kanada lagi minggu depan dalam upaya untuk mencapai kesepakatan.
Sementara itu para pejabat Amerika Serikat mengatakan mereka akan bertemu dengan rekan pejabat Kanada lagi minggu depan dalam upaya untuk mencapai kesepakatan.

Untuk saat ini, Amerika Serikat akan fokus dan bergerak maju dengan kesepakatan dengan Meksiko.

Presiden Donald Trump memberi tahu Kongres pada hari Jumat (31/8) bahwa dia bermaksud untuk menandatangani perjanjian perdagangan baru dengan Meksiko dalam 90 hari. Kesepakatan itu juga akan melibatkan Kanada jika Kanada bersedia. [mel]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya