Berita

Danny Pomanto dan perwakilan ADB/Net

Nusantara

Makassar Fokus Ciptakan Pusat-Pusat Perekonomian Baru

SABTU, 01 SEPTEMBER 2018 | 02:59 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Makassar tengah fokus mengembangkan konsep menggerakkan ekonomi mikro dengan menciptakan pusat-pusat perekonomian baru. Salah satunya, konsep Kanrerong ri Karebosi yang menjadi program relokasi atau penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Makassar.

Begitu kata Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan 'Danny' Pomanto saat menjamu perwakilan Asian Development Bank (ADB) di kediaman pribadinya, Kamis (30/8) lalu.

Dia menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Makassar sedang mencoba mengembangkan berbagai ide dengan membangun frame berpikir baru bagi masyarakat. Seperti penataan PKL yang tidak harus dilakukan dengan cara menggusur, tapi menggeser untuk menata.


“PKL kita siapkan tempat secara gratis, semua kita kumpulkan di tempat tertentu dan hal ini akan menjadi potensi ekonomi besar untuk kota Makassar," jelas Danny lewat keterangan tertulis, Jumat (31/8).

Kepada perwakilan ADB, Danny mengaku memiliki 10 mimpi besar yang akan diungkap pada 10 Oktober 2018 mendatang. Menurutnya, konsep ini telah ada yang terlaksana.

Perwakilan ADB tertarik dengan berbagai penjelasan Danny. Bahkan mereka meminta waktu khusus walikota mantan konsultan tata ruang kota ini untuk memberi penjelasan secara mendetail.

"Saya sangat terhormat diberi kesempatan menjelaskan 10 mimpi besar kita untuk Makassar, saya minta waktu sejam saja untuk menjelaskan ini. Ini peluang besar kita untuk memaparkan hal-hal yang berpotensi kita kerja samakan ke depan," pungkasnya.

Dari 10 mimpi besar Danny, di antaranya yang sudah terlaksana adalah pengembangan kawasan Tanjung Bunga, mitigasi pesisir Pantai Losari, dan New Balaikota Makassar 2022.

Dalam pertemuan ini, Kadis Perumahan Fatur Rahim, Kadis PU Muh. Ansar, dan Kepala Bappeda Andi Hadijah Iriani turut mendampingi Danny. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya