Berita

Teguh Hendrawan/Net

Nusantara

Seret Ahok, Pernyataan Kadis SDA DKI Patut Diuji, Bisa Saja Membela Diri

JUMAT, 31 AGUSTUS 2018 | 11:59 WIB | LAPORAN:

. Pernyataan Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Teguh Hendrawan yang menyeret Basuki Tjahja Purnama alias Ahok patut diuji kebenerannya. Bisa saja Teguh membela diri.

Demikian dikatakan pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah menanggapi kasus pengamanan lahan di Rorotan, Jakarta Timur, dimana Teguh menyatakan itu sesuai dengan perintah gubernur DKI sebelumnya yaitu Ahok.

Dalam kasus perusakan lahan warga di Rawa Rorotan, Cakung, Jakarta Timur, Polda Metro Jaya telah menetapkan Teguh sebagai tersangka.


"Belum tentu itu perintah gubernur sebelumnya yakni Ahok, omongan Pak Teguh itu belum tentu benar. Perintah atasan itu kan ada dua, ada perintah lisan dan perintah tertulis, pertanyaannya dia diberi perintah yang mana? Ini kan bisa saja Pak Teguh nya membela diri," ujar Trubus saat dihubungi redaksi, Jumat (31/8).

Pernyataan Teguh yang menyeret nama Ahok harus dibuktikan di pengadilan dan mengambil langkah yang tepat yakni meminta konfirmasi kepada Ahok langsung.

"Ini kebenaranya masih dipertanyakan, jadi nanti di pengadilan baru dikonfirmasi dengan Pak Ahok nya langsung," terang Trubus.

Kadis SDA DKI Jakarta, Teguh Hendrawan ditetapkan oleh Polda Metro Jaya sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana perusakan lahan warga di Rawa Rotan, Jakarta Timur. Teguh mengatakan, melakukan hal ini hanya menjalankan perintah dari atasannya yaitu gubernur. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya