Berita

Faisal Abdullah/Net

Nusantara

Peserta Kirab Pemuda 2018 Tidak Lagi Nginap Di Hotel

KAMIS, 30 AGUSTUS 2018 | 15:34 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kirab Pemuda 2018 memiliki konsep yang sedikit berbeda dengan Kirab Pemuda 2017. Peserta kirab Pemuda tahun ini yang terdiri dari seluruh perwakilan provinsi akan lebih menyatu dengan masyarakat yang dikunjungi dalam setip titik yang sudah ditentukan.

"Jika tahun lalu peserta kirab pemuda menginap di hotel, peserta kirab pemuda tahun ini akan menginap di rumah warga dan dituntut untuk menyatu dengan lingkungan sekitar. Bedanya lagi, tahun ini starnya dari Sabang dan Merauke, kalau tahun lalu dari Miangas dan Pulau Rote," ujar Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Faisal Abdullah saat memberikan arahan pada pembekalan Kirab Pemuda di Cibubur, Jakarta, Kamis (30/8).

Para pemuda yang tergabung dalam kegiatan kirab tersebut akan menjelajahi indahnya 34 provinsi Indonesia. Dalam perjalanan tersebut, para pemuda akan berinteraksi dengan masyarakat setempat dan melakukan pertemuan dengan puluhan juta pemuda di seluruh Indonesia.


"Dari situ terjadi transformasi baik perilaku, moralitas dan sebagainya. Dan yang terpenting menimbulkan rasa cinta yang lebih dalam terhadap Indonesia. 34 provinsi ini memiliki perbedaan-perbedaan, tapi itulah yang menjadikan kita lebih kuat kalau bersatu," ujar Faisal.

Dia berharap, kegiatan kirab pemuda dapat mengubah pemuda Indonesia untuk menjadi lebih inovatif, kreatif, berani, dan bersatu. Seluruh peserta kirab pemuda ditantang untuk mengenal minimal 10 juta pemuda dari berbagai daerah selama kirab pemuda berlangsung.

"Selebihnya dari pada itu, bagaimana agar kirab pemuda dapat menumbuhkembangkan kemampuan tidak hanya bagi peserta kirab pemuda, namun juga bagi pemuda yang didatangi, agar lebih kreatif, bisa mengembangkan ekonominya, sosial budaya, dan politik. Demi Indonesia merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur," terang Faisal.

Selain itu, dia juga mengingatkan kepada seluruh peserta kirab pemuda agar kreatif dan serius dalam menokumentasikan setiap perjalanan kirab pemuda. Menurutnya, peserta kirab pemuda wajib memuat pengalaman perjalanan kirab pemuda ke dalam sebuah karya tulisan.

"Mulai sekarang, mulai sejak mendaftar hingga hasil tes diumumkan, sampai nanti perjalanan kirab pemuda selesai, seluruh peserta harus menuliskannya di dalam sebuah tulisan. Tulisan akan dikumpulkan untuk menjadi dokumentasi anda semua," demikian Faisal. [rus]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya