Berita

Direktur LPDB-KUMKM Braman Setyo/Net

Nusantara

UMKM Lampung Diminta Manfaatkan Dana Bergulir LPDB-KUMKM

KAMIS, 30 AGUSTUS 2018 | 14:54 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Provinsi Lampung diminta untuk bisa memaksimalkan penyerapan dana bergulir yang disediakan negara melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir-Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM).

Direktur LPDB-KUMKM Braman Setyo menjelaskan bahwa dana bergulir sebesar Rp 154,89 miliar telah disalurkan ke Lampung sejak tahun 2008 hingga 2016. Sementara tahun lalu, tidak ada realisasi pencairan dana bergulir di Lampung.

Dia berharap dana bergulir yang disiapkan LPDB-KUMKM bisa dimanfaatkan dengan maksimal oleh koperasi dan UMKM agar lebih berkembang. Sehingga dapat memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi nasional, mengurangi angka pengganguran, serta mensejahterakan masyarakat.


“Kami harapkan sosialisasi dan bimbingan teknis ini dapat membantu para pelaku usaha koperasi dan UMKM mengajukan pinjaman atau pembiayaan dana bergulir ke LPDB-KUMKM," ujar Braman usai Sosialiasi dan Bimbingan Teknis Program Inklusif LPDB-KUMKM bersama PBNU di Lampung, Kamis (30/8).

Braman mengatakan bahwa kehadiran LPDB-KUMKM merupakan solusi pembiayaan bagi koperasi dan UMKM untuk dapat mengakses pembiayaan dengan bunga murah lewat kredit usaha rakyat (KUR).

Dalam hal membangkitkan UMKM di Lampung tersebut, pihaknya menggandeng PBNU. Kata dia, program yang ditawarkan pihaknya, terutama soal dana bergilir, sejalan dengan hasil muktamar PBNU tentang percepatan perekonomian.

Menaggapi kerjasama ini, Ketua Bidang Ekonomi PBNU Umar Syah mengatakan bahwa bersama LPDB-KUMKM, pihaknya akan melakukan penguatan di bidang pertanian.

Beberapa di antaranya akan fokus pada stimulan hibah bibit dan pupuk, alat sistem pertanian (alsintan), dan KUR tanpa jaminan.

"PBNU amat memahami persoalan yang acapkali dihadapi petani di daerah, yaitu saat panen raya, gudang tutup karena overload, harga anjlok. Makanya PBNU mengajak kerjasama LPDB-KUMKM untuk masuk menangani pembelian dari petani hingga masuk ke dryer," kata Umar.

LPDB-KUMKM, kata dia, masuk dalam rangka mendukung modal. Langkah selanjutnya, adalah menyiapkan gudang-gudang yang akan menggandeng Bulog. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya