Berita

Uji Coba LRT/RMOL

Nusantara

Dianggap Wanprestasi, DPRD Diminta Tolak PMD Jakpro

RABU, 29 AGUSTUS 2018 | 23:05 WIB | LAPORAN:

Lantaran dianggap wanprestasi dalam pembangunan Light Rail Transit (LRT) fase 1 rute Kelapa Gading-Velodrome Rawamangun, DPRD DKI Jakarta diminta menolak permohonan Penyertaan Modal Daerah (PMD) sebesar Rp 2,374 triliun yang disodorkan PT Jakarta Propertindo (Jakpro), melalui APBD Perubahan 2018.

"PT Jakpro telah wanprestasi dalam pembangunan LRT. Sebelum mendapat tambahan PMD, sebaiknya BUMD ini diaudit dulu untuk mengetahui apa penyebab wanprestasi itu," kata Direktur Eksekutif Jakarta Public Service (JPS), M Syaiful Jihad, dilansir RMOLJakarta, Rabu (29/8).

Syaiful mencium adanya ketidakberesan dengan pembangunan LRT fase 1 itu. Karena kostruksi LRT ini yang berada di kawasan Kayu Putih, Pulo Gadung, Jakarta Timur, pada 22 Januari 2018 lalu roboh dan menyebabkan lima pekerja luka-luka.


Selain itu, hingga Asian Games dimulai pada 18 Agustus 2018, moda transportasi berbasis rel ini belum dapat dioperasikan karena belum rampung seluruhnya. Padahal, LRT ini dibangun untuk menunjang kegiatan Asian Games.

"Saya juga mendesak DPRD untuk segera merealisasikan pembentukan Pansus LRT untuk mengungkap ada apa di balik wanprestasi ini, dan saya harap DPRD belum masuk angin," ujar Syaiful.

Berdasarkan Pergub Nomor 211 Tahun 2016 tentang Percepatan Pembangunan Prasarana dan Penyelenggaraan Sarana Kereta Api Ringan/Light Rail Transit yang kemudian direvisi menjadi Pergub Nomor 154 Tahun 2017, ditetapkan bahwa LRT fase 1 dengan rute Kelapa Gading-Velodrome Rawamangun merupakan proyek yang dikerjakan untuk menunjang kegiatan Asian Games, dan pembangunannya ditargetkan rampung sebelum event itu dibuka pada 18 Agustus 2018.

Namun hingga hari ini, moda transportasi itu masih berada dalam tahap uji coba karena belum rampung 100 persen. Sehingga PT Jakpro sebagai BUMD yang mengerjakan proyek itu dinilai telah wanprestasi.

PT Jakpro juga dikritik DPRD karena dengan panjang lintasan hanya 5,8 kilometer, biaya yang dihabiskan mencapai Rp 5,3 triliun, atau sekitar Rp 1 triliun/km, sehingga dianggap terlalu mahal karena biaya pembangunan LRT Jabodebek hanya Rp 600 miliar/km. Ini yang membuat DPRD berencana membuat pansus.

Menurut data, dari Rp 2,374 triliun tambahan PMD yang diminta PT Jakpro, Rp 1,834 triliun di antaranya akan digunakan untuk membangun LRT fase 2. [lov]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya