Berita

Teguh Santosa/RMOL

Nusantara

Empat Aktivis Pers Mahasiswa UBK Lanjutkan Studi Ke China

RABU, 29 AGUSTUS 2018 | 20:50 WIB | LAPORAN:

Empat anggota Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Marhaen Universitas Bung Karno (UBK) melanjutkan pendidikan ke Republik Rakyat China (RRC) tahun ini.

Keempatnya adalah Boby Hendrawan, Emir Purnama, Apriliana Wahyu Putri Lestari, dan Fikri Badrus Zaman.

"Ini adalah prestasi yang membanggakan kita semua. Memperlihatkan bahwa teman-teman aktivis LPM Marhaen telah memanfaatkan waktu sebaik mungkin selama menuntut ilmu di UBK. Aktif di UKM namun tetap bisa berprestasi secara akademik," ujar Pembina LPM Marhaen Teguh Santosa dalam pembukaan Musyawarah Besar ke-5 LPM Marhaen di Kampus UBK, Jalan Kimia, Jakarta, Rabu siang (29/8).


Boby Hendrawan melanjutkan pendidikan ke Nanjing Normal University, sementara Emir Purnama melanjutkan ke South China Normal University. Keduanya memperdalam ilmu pendidikan.

Adapun, Apriliana Wahyu Putri Lestari mengambil program hukum internasional di Guangdong University Foreign Study, dan Fikri Badrus Zaman memperdalam ilmu pengobatan tradisional China di Yunan University.

Teguh yang juga Wakil Rektor bidang Kerjasama di kampus itu berharap agar prestasi keempat aktivis LPM Marhaen diteladani mahasiswa UBK secara umum.

"Semoga ini juga dapat dijadikan contoh oleh mahasiswa-mahasiswa UBK lainnya yang juga berkecimpung di berbagai ekskul yang ada," tambah Teguh yang ketika mahasiswa di Universitas Padjadjaran juga aktif di persma.

Teguh berpesan agar Mubes ke-5 LPM Marhaen dimanfaatkan untuk menyusun program kerja yang baik terkait penerbitan karya jurnalistik maupun program pendidikan kewartawanan di kalangan redaksi.

Persma, menurut Teguh, juga ikut bertanggung jawab dalam membentuk dan membangun kultur akademik di kampus.

"Saya memberikan kesempatan luas bagi kawan-kawan Persma Marhaen yang ingin magang di RMOL," kata pendiri Kantor Berita Politik RMOL itu menutup pernyataannya. [wah] 

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya