Berita

Foto/Net

Blitz

TWICE, Kini 'Menjajah' Negara Jepang

SELASA, 28 AGUSTUS 2018 | 09:07 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

TWICE baru debut di in­dustri K-Pop pada 2016, Kini mereka menjadi grup Korea pertama yang diun­dang ke Jepang Kōhaku Uta Gassen dalam waktu enam tahun.

TWICE sukses men­jadi girlband yang sangat populer di banyak negara, terutama di Jepang. Nai­knya popularitas TWICE menarik perhatian Japan's Music Station dengan mengundang mereka untuk tampil di acara tersebut sebanyak enam kali.

Delapan cewek seksi ini juga menjadi grup pertama yang pernah tampil dalam tiga bahasa berbeda. Selain lagu Jepang, TWICE juga membawakan lagu What Is Love? dalam bahasa Ko­rea dan cover dari Jackson 5 I Want You Back dalam bahasa Inggris.


Aksi TWICE 'menjajah' Jepang diketahui dari single terbaru Wake Me Up telah terjual 500 ribu eksem­plar di tangga lagu Oricon Jepang. Girlband di bawah naungan JYP Entertain­ment ini telah menjual lebih banyak album di Jepang dibandingkan dengan girl­band Korea lain. ***

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya