Berita

Demo di Pakistan/Al Jazeera

Dunia

Senat Pakistan Kecam Keras Kompetisi Karikatur Anti-Islam

SELASA, 28 AGUSTUS 2018 | 08:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Senat Pakistan dengan suara bulat mengeluarkan resolusi mengutuk kontes karikatur anti-Islam yang direncanakan oleh politisi sayap kanan Belanda.

Para senator di Majelis Tinggi Parlemen Pakistan secara resmi memprotes pengumuman oleh anggota parlemen Belanda, Geert Wilders, untuk mengadakan kompetisi karikatur Nabi Muhammad di akhir tahun ini.

Dalam pidato pertamanya ke senat di ibu kota, Islamabad, Perdana Menteri Imran Khan yang baru terpilih bersumpah akan membawa masalah ini ke Majelis Umum PBB pada bulan September.


"Sangat sedikit orang di Barat yang memahami rasa sakit yang disebabkan oleh kegiatan-kegiatan penghujatan seperti itu," kata Khan.

"Pemerintah kami akan mengangkat masalah ini dalam Organisasi Kerjasama Islam dan membuat negara-negara di sana untuk membuat kebijakan kolektif yang kemudian dapat diangkat di forum internasional," tambahnya.

"Ini seharusnya sudah dilakukan sejak lama," sambungnya seperti dimuat Al Jazeera.

Wilders, yang dikenal luas karena kritik pedasnya terhadap Islam dan Muslim, mengumumkan rencananya rencananya untuk menyelenggarakan kompetisi karikatur yang menggambarkan Nabi Muhammad pada bulan November. Pemerintah Belanda tidak ikut campur dalam kegiatan tersebut.

Wilders, yang memimpin partai terbesar kedua di parlemen Belanda, mengklaim telah menerima lebih dari 200 karya karikatur sejauh ini. Sedangkan tenggat akhir pengumpulan adalah 31 Agustus.

Hadiah utama bagi oemenang adalah 10 ribu dolar AS. [mel]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya