Berita

Ghani/Reuters

Dunia

Presiden Afghanistan Tolak Pengunduran Diri Tiga Pejabat Keamanan Senior

SENIN, 27 AGUSTUS 2018 | 09:23 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani menolak pengunduran diri tiga pejabat keamanan senior Afghanistan akhir pekan kemarin.

Ketiganya adalah Menteri Pertahanan Tariq Shah Bahrami dan Menteri Dalam Negeri Wais Barmak, serta kepala Direktorat Keamanan Nasional Masoom Stanekzai mengundurkan diri dari jabatannya pada Sabtu (25/8).

Mereka serentak mengundurkan diri beberapa jam setelah Penasihat Keamanan Nasional Hanif Atmar berhenti.

Namun pengunduran dirinya ditolak Ghani. Juru bicara pemerintah Haroon Chakansuri mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Ghani telah menolak permintaan pengunduran diri mereka dan meminta tiga pejabat keamanan itu untuk melanjutkan tugas mereka dan bekerja menuju perbaikan situasi keamanan.
Namun pengunduran dirinya ditolak Ghani. Juru bicara pemerintah Haroon Chakansuri mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Ghani telah menolak permintaan pengunduran diri mereka dan meminta tiga pejabat keamanan itu untuk melanjutkan tugas mereka dan bekerja menuju perbaikan situasi keamanan.

Reuters memuat bahwa dua pejabat senior Kementerian Dalam Negeri Afghanistan mengatakan para pejabat keamanan yang mundur itu mengutip perbedaan kebijakan dengan pemerintah di tengah keamanan yang memburuk sebagai alasan utama untuk mengundurkan diri.

Alih-alih menerima pengunduran diri mereka, Ghani justru memerintahkan para pejabat keamanan tersebut untuk menemukan cara untuk mencegah serangan baru oleh kelompok militan.

Di Afghanistan sendiri saat ini masih kerap terjadi pertempuran sengit kelompok militan, terutama Taliban. [mel]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya