Berita

Dunia

Kritik Presiden, Eks Diplomat Dan Tokoh Oposisi Mesir Ditangkap

SABTU, 25 AGUSTUS 2018 | 12:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jaksa penuntut umum Mesir memerintahkan penahanan mantan diplomat dan tokoh oposisi lainnya yang telah mengkritik Presiden Abdel Fattah al-Sisi pada Jumat (24/8).

Merek ditahan selama 15 hari sambil menunggu penyelidikan. Di antara mereka yang ditangkap adalah mantan duta besar Masoum Marzouk dan dua aktivis oposisi terkemuka lainnya ditangkap.

Marzouk baru-baru ini menyerukan referendum tentang aturan Sisi. Selain itu juga ada akademisi Yahya Kazaz, Raed Salama dan empat orang lainnya yang tidak disebutkan namanya. Mereka menghadapi tuduhan bergabung dengan kelompok teroris dan menerima dana untuk terorisme.


Pihak berwenang Mesir telah memenjarakan ribuan lawan dan kritikus Sisi dalam beberapa tahun terakhir, termasuk yang diduga militan Islamis dan aktivis hak-hak sekuler. Pemerintah telah mengatakan bahwa tindakannya diarahkan pada teroris dan penyabot yang berusaha melemahkan negara. Demikian seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya