Berita

Anak-anak yang jadi korban serangan/BBC

Dunia

22 Anak Jadi korban, PBB Kecam Serangan Terbaru Di Yaman

SABTU, 25 AGUSTUS 2018 | 08:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pejabat senior PBB mengecam serangan udara koalisi pimpinan Saudi yang mematikan di Yaman. Serangan itu menewaskan sedikitnya 22 anak dan empat wanita.

Para korban melarikan diri dari pertempuran di distrik al-Durayhimi, di selatan kota pelabuhan Hudaydah, ketika kendaraan mereka dihantam serangan pekan ini.

Menurut kepala kemanusiaan PBB Mark Lowcock, sebuah serangan udara terpisah terjadi menewaskan empat anak.


Dimuat BBC, serangan itu datang hanya beberapa minggu setelah pemogokan di bus yang menewaskan lebih dari 40 anak.

Pernyataan Lowcock pada hari Jumat (24/8) itu menegaskan bahwa para korban telah melarikan diri dari kekerasan di sekitar kota pelabuhan yang dikuasai pemberontak Hudaydah.

Dia memperbarui seruan untuk investigasi yang tidak memihak dan independen terhadap serangan udara. Sebuah laporan oleh Human Rights Watch pada hari yang sama menuduh koalisi pimpinan Saudi gagal melakukan penyelidikan "terpercaya" terhadap insiden semacam itu.

Serangan yang dilaporkan itu dikutuk oleh Unicef, Save the Children dan organisasi internasional lainnya. [mel]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya