Berita

Masafumi Ishii dan Ginandjar Kartasasmita/RMOL

Nusantara

Jepang Negara Pemberi Bantuan Terbesar Saat Indonesia Terkena Bencana

JUMAT, 17 AGUSTUS 2018 | 04:53 WIB | LAPORAN:

. Kedutaan Besar Jepang di Indonesia menyerahkan bantuan Rp. 5 miliar untuk korban bencana alam Lombok, NTB. Bantuan diserahkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI).

"Kami mewakili pemerintah dan masyarakat Jepang memberikan 30 juta yen, sementara Palang Merah Jepang 10 juta yen. Jadi total semua 40 juta yen atau Rp. 5 miliar," kata Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masafumi Ishii di Markas Besar PMI, Jakarta, Kamis (16/8).

Sementara itu, rencananya JICA yang merupakan lembaga penanggulangan bencana di Jepang juga akan turut memberikan bantuannya terhadap korban gempa di Lombok.


Ishii mengungkapkan Indonesia adalah negara yang peduli dengan Jepang, seperti halnya pada saat gempa dan tsunami yang terjadi beberapa waktu lalu di negara matahari terbit itu.

Maka dari itu, kata dia, pihaknya juga akan senang membantu jika Indonesia terkena bencana.

Di tempat yang sama, Ketua Harian PMI, Ginandjar Kartasasmita mengatakan, Jepang merupakan negara dengan bantuan terbesar saat Indonesia terkena bencana.

"Mereka membantu kita, mulai dari tsunami Aceh bantuan terbesar saat itu dari Jepang, terus membantu juga saat bencana Merapi, ada Mentawai, ada Wasior di Papua mereka terus membantu. Palang merahnya juga bekerjasama dengan kita (PMI)," tuturnya.

"Yang lain kan baru-baru, Korea, China, tapi bantuan dari Jepang sudah lama," kata Ginandjar menambahkan. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya