Berita

Sohibul Iman meninjau Posko Khidmat PKS/Net

Nusantara

Pemerintah Harus Turunkan Bantuan Lebih Banyak Ke Lombok

KAMIS, 16 AGUSTUS 2018 | 19:43 WIB | LAPORAN:

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) M Sohibul Iman meninjau korban gempa Lombok di Desa Gumantar, Kayangan, Lombok, Utara, Kamis (16/8).

Desa Gumantar termasuk salah satu yang mengalami kerusakan cukup parah. Setidaknya ada 48 korban meninggal di desa itu.
 
Sohibul mengungkapkan simpati kepada pengungsi yang kehilangan anggota keluarga, tempat tinggal sekaligus harta benda. Melihat kondisi di Desa Gumantar dan sepanjang jalur Mataram-Lombok Utara-Lombok Barat, dia pun mendesak agar pemerintah menambah lagi pemberian bantuan.
 

 
Menurutnya, proses pemulihan warga yang rumahnya hancur total tidak bisa dilakukan setahun dua tahun.

"Kami harap pemerintah bisa memberikan bantuan lebih karena butuh beberapa tahun recovery. Ini tidak bisa diatasi orang per orang, harus menggunakan anggaran pemerintah," jelas Sohibul di Posko Khidmat PKS Desa Gumantar.

Dia juga menyebut status bencana nasional menjadi pertimbangan murni Presiden Joko Widodo. Kemungkinan, pemerintah menganggap mampu memberi bantuan tanpa harus melibatkan pihak asing kala berstatus bencana nasional.
 
"Semuanya ada di presiden. Mudah-mudahan pak presiden bisa melihat. Kalaupun tidak berstatus bencana nasional kita harapkan bantuan yang lebih besar lagi," ujar Sohibul.
 
Sebagaimana dalam keterangannya, Sohibul menambahkan bahwa PKS sudah menerbitkan surat keputusan agar struktur dan kader di seluruh Indonesia mengirim bantuan dan relawan ke Lombok. [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya