Berita

Siti Aisyah (tengah)/Net

Dunia

Indonesia Kecewa Sidang Siti Aisyah Dilanjutkan

KAMIS, 16 AGUSTUS 2018 | 13:38 WIB | LAPORAN:

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur menyayangkan keputusan yang diambil Pengadilan Tinggi Shah Alam, Malaysia untuk melanjutkan kasus pembunuhan berencana Kim Jong Nam.

Kasus yang melibatkan Warga Negara Indonesia (WNI) Siti Aisyah asal Serang, Banten ini terus berlanjut.

"Merasa sedih dan kecewa. Namun tetap kita menghormati jalannya sidang yg barusan dilakukan yang mulia hakim," ungkap Duta Besar RI untuk Malaysia Rusdi Kirana melalui keterangan tertulis yang diterima, Kamis (16/8).


Rusdi mengaku, pihaknya juga terus mengawal kasus tersebut dengan segala upaya agar Siti Aisyah bebas dan kembali ke tanah air.

"Terlepas dari itu semua, kami dari awal sudah menunjuk pengacara dan di bawah koordinasi Kemlu Jakarta kita sudah membentuk tim asistensi," tuturnya.

"Selanjutnya dengan segala upaya kita termasuk resources, Sumber Daya Manusia (SDM), kita akan mendampingi Ibu Siti Aisyah ini," tandasnya.

Pengacara Siti Aisyah, Gooi Soon Seng, menegaskan, tidak ada bukti kuat untuk menjadikan Siti Aisyah sebagai tersangka pembunuhan kakak tiri dari pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, itu.

"Pertama, tangan Siti Aisyah tidak terpapar zat racun syaraf VX. Dia juga tidak mengganti pakaiannya setelah diduga membunuh. Sementara empat orang Korea Utara yang mengajak Aisyah, melakukan pergantian pakaian dan lolos," kata dia kepada para wartawan di suatu tempat di Jakarta, Rabu (11/7). [fiq]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya