Berita

Detik-detik meledaknya drone/Reuters

Dunia

Venezuela Minta Peru Buru Pelaku Ledakan Drone Di Tengah Pidato Presiden

KAMIS, 16 AGUSTUS 2018 | 13:17 WIB | LAPORAN:

Venezuela meminta polisi Peru untuk membantu menemukan dua warga Venezuela yang diduga terlibat dalam ledakan pesawat tak berawak selama pidato Presiden Nicolas Maduro awal bulan ini.

Hal itu disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri Peru dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu (15/8) waktu setempat.

"Hari ini kedutaan Peru di Caracas menerima permintaan kementerian luar negeri Venezuela untuk menemukan dua warga Venezuela yang dicari oleh otoritas negara itu atas keterlibatan mereka dalam apa yang disebut pemerintah sebagai serangan terhadap Presiden Venezuela," begitu bunyi keterangan tersebut seperti dimuat Reuters.


Dia menambahkan bahwa mereka telah menyampaikan informasi tersebut kepada pihak berwenang Peru yang relevan dan akan menemukan dua orang Venezuela jika ditemukan memasuki Peru.

Pemerintah Venezuela telah menuduh politisi oposisi dan aktivis anti-Maduro di luar negeri merencanakan untuk membunuh pemimpin sayap kiri dengan drone yang mengandung bahan peledak selama parade militer.

Awal pekan ini, dua perwira militer berpangkat tinggi ditangkap karena dicurigai terlibat dalam insiden itu. Empat belas orang telah ditangkap, sementara yang lain masih bebas, termasuk di negara tetangga Kolombia dan Amerika Serikat, menurut pihak berwenang Venezuela.

Pengkritik Maduro mengatakan dia menggunakan insiden itu untuk meredam perbedaan pendapat dan memperkuat kekuasaannya di negara kaya minyak di tengah krisis ekonomi yang membawa hiperinflasi dan pemadaman listrik. Dia mengatakan pemerintahannya adalah korban dari "perang ekonomi" yang dipimpin oleh aktivis oposisi dengan bantuan Washington. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya