Berita

Ilustrasi/Net

Global

AS-Meksiko Bentuk Tim Gabungan Berantas Kartel Narkoba

KAMIS, 16 AGUSTUS 2018 | 10:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat dan Meksiko sepakat untuk membentuk tim gabungan yang akan memberantas kartel narkoba.

Tim gabungan penegak hukum kedua negara itu akan berbasis di Chicago dan dikhususkan untuk menargetkan pemimpin serta arus keuangan kartel narkoba yang mengirim opioid ke Amerika Serikat. Hal ini dikarenakan ada lonjakan kematian akibat overdosis di Amerika Serikat.

Pengumuman upaya baru dalam kerja sama masalah keamanan kedua negara datang pada saat hubungan yang tegang antara kedua negara tetangga tersebut. Kerjasama ini juga diambil empat bulan sebelum Presiden terpilih Andres Manuel Lopez Obrador, seorang nasionalis berhaluan kiri, akan mengambil alih kekuasaan Meksiko.


Lopez Obrador telah berjanji untuk mengguncang perang Meksiko terhadap kartel narkoba dan ingin menulis ulang aturan.

Dia juga mengatakan dia ingin mengatur ulang hubungan dengan Amerika Serikat, yang telah berbatu sejak Donald Trump menjadi presiden Amerika Serikat.

"Kami yakin presiden republik berikutnya akan bersedia berkolaborasi dalam perang melawan kejahatan terorganisir," kata Felipe de Jesus Munoz Vazquez, wakil jaksa agung Meksiko untuk penyelidikan khusus unit kejahatan federal, kepada konferensi pers gabungan AS-Meksiko di Chicago pekan ini seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya