Berita

Ilustrasi/Net

Global

Selandia Baru Larang Warga Asing Beli Rumah

KAMIS, 16 AGUSTUS 2018 | 07:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Parlemen Selandia Baru melarang sebagian besar orang asing membeli rumah dan properti yang ada di negara tersebut. Langkah ini bertujuan untuk membuat properti di Selandia Baru lebih terjangkau.

Larangan itu diputuskan setelah voting RUU Amandemen Investasi Luar Negeri, yang disahkan dalam 63-57 suara pada hari Rabu (15/8).

Namun demikian, larangan hanya berlaku untuk non-penduduk. Sedangkan orang asing dengan status residensi di Selandia Baru tidak terpengaruh dengan aturan tersebut.Selain itu, warga negara Australia dan Singapura juga tidak terpengaruh dengan aturan itu, karena dibebaskan dari kesepakatan perdagangan bebas.


Aturan itu melarang orang asing membeli sebagian besar jenis rumah. Namun masih dibolehkan untuk membuat investasi terbatas di apartemen baru dalam perkembangan besar.

Selandia Baru sendiri diketahui menghadapi krisis keterjangkauan perumahan yang telah meninggalkan kepemilikan rumah di luar jangkauan bagi banyak orang.

Selain itu, seperti dimuat BBC, suku bunga juga rendah, serta persediaan perumahan yang terbatas dan imigrasi telah menaikkan harga dalam beberapa tahun terakhir. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya