Berita

Sandiaga Uno/RMOL

Nusantara

Dilepas Sandi, Program DP Nol Persen Dan OK OCE Dipertanyakan

SELASA, 14 AGUSTUS 2018 | 17:25 WIB | LAPORAN:

Pasca mundurnya Sandiaga Salahudin Uno dari Wakil Gubernur DKI Jakarta kelanjutan program OK OCE, OK Otrip, dan rumah DP nol rupiah dipertanyakan. Pasalnya Sandi merupakan penggagas program-program tersebut.

Ketua Fraksi Nasional Demokrat DPRD DKI Jakarta Bestari Barus menilai ketiga program yang digagas Sandi belum berjalan sesuai harapan. Disisi lain pengganti Sandi nantinya belum mengerti betul program-program tersebut.

"Sandi kan sebagai pionirnya, yang memperkenalkan OK OCE, Ok Otrip dan rumah DP nol rupiah. Nah, sementara sampai hari ini kan yang namanya DP nol rupiah dan sebagainya itu termasuk OK OCE ini kan belum berjalan sebagaimana mestinya," kata Bestari saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (14/8).


Bestari menambahkan saat ini program OK OCE baru memasuki tahapan pelatihan, sedangkan untuk permodalan Pemprov DKI masih belum jelas terkait prosedurnya. Hal ini juga sama dengan program Ok Otrip dan rumah DP nol rupiah yang belum bisa dirasakan manfaatnya oleh warga Jakarta.

"Baru saya lihat tadi ada masukkan justru sarana jaya yang akan membangun DP nol rupiah tetapi ternyata meminta dari penyertaan Modal Daerah (PMB) sementara Sandi kemarin mengatakan semuanya sudah wajib untuk mandiri nah ini bagaimana?" tambah Bestari.

Lebih lanjut Bestari berharap jika pengganti Sandi nantinya akan menyelesaikan program-program DKI Jakarta yang dicanangkan oleh Sandi.

"Saya kira siapapun yang menggantikan harus juga berkonsultasi dengan Sandi, bagaimana cara menuntaskan. Saya kurang yakin juga kalau tidak dimotori oleh Sandi kemudian nanti penggantinya jangan-jangan enggak paham juga soal (Program) itu," tutup Bestari. [nes]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya