Berita

Prabowo-Sandi/Net

Politik

Pesan Kuat Ganti Presiden Harus Bisa Dijaga Prabowo-Sandi

SELASA, 14 AGUSTUS 2018 | 02:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Anggota DPD RI Fahira Idris mendapat pesan kuat begitu besarnya keinginan rakyat untuk mengganti tampuk kepemimpinan nasional secara konstitusional pada Pemilu 2019 mendatang.

Pesan kuat ini harus bisa dijaga oleh pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan memformulasikan program dan janji kerja yang langsung menyentuh jantung persoalan yang selama ini diresahkan rakyat Indonesia.

"Setiap saya turun ke bawah menyapa konstituen dan bertemu berbagai elemen rakyat di berbagai wilayah Indonesia, saya selalu mendapat pesan kuat bahwa rakyat ingin ada pergantian tampuk kepemimpinan nasional. Gerakan 2019 Ganti Presiden harus "dibalas" Prabowo-Sandi dengan berani mengoreksi dan merubah total kebijakan dan program Pemerintahan Jokowi selama empat tahun belakangan ini," Senator Jakarta ini ini, Selasa (14/8).


Fahira mengungkapkan, jika ingin memenangkan hati sebagian besar rakyat Indonesia, Prabowo-Sandi harus berani menjadi antitesa berbagai kebijakan Jokowi selama memimpin negeri ini terutama dalam pengelolaan ekonomi bangsa yang semakin tidak menentu karena melahirkan berbagai ketimpangan atau kesenjangan.

"Kebijakan menjadikan pembangunan benda mati (infrastruktur) sebagai segala-galanya harus dikoreksi total oleh Prabowo-Sandi dengan menjadikan pembangunan manusia sebagai panglima. Kesalahan fatal ini jangan diulang lagi oleh Prabowo-Sandi jika nanti dipercaya memimpin negeri ini," papar Fahira.

Tidak hanya itu, sambung Fahira, berbagai kebijakan mulai dari utang negara, pengelolaan kekayaan negara, soal tenaga kerja asing dan susahnya lapangan pekerjaan, mudahnya impor bahan pangan, kenaikan harga kebutuhan pokok yang tidak terkendali, tarif listrik, termasuk perjanjian investasi dengan Tiongkok juga harus dikoreksi total. Pengelolaan konflik sosial yang selama empat tahun terakhir ini dianggap gagal juga harus dicari formulasi solusinya.

"Prabowo-Sandi harus berani mengoreksi total berbagai kebijakan yang selama ini menyulitkan rakyat dan menjadi biang kegaduhan di negeri ini. Tawarkan program nyata yang menyentuh persoalan serta janji kerja yang rasional serta solutif. Selama empat tahun ini rakyat sudah cukup lelah melihat banyak janji-janji yang tidak ditepati," pungkas Ketua Komite III DPD. [rus]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya