Berita

Menteri BUMN: Program SMN Cetak SDM Berkualitas

SABTU, 11 AGUSTUS 2018 | 10:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus berperan dalam mencetak generasi muda berkualitas yang akan menjadi pemimpin bangsa di masa depan. Salah satunya melalui program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) 2018.

Menteri BUMN Rini Soemarno berharap peserta yang mengikuti program SMN 2018 bisa tumbuh menjadi sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan bermanfaat bagi bangsa. Tidak hanya itu, melalui program ini juga akan mengajarkan peserta untuk lebih mengenal budaya Nusantara dan kiprah BUMN dalam membangun negeri.

"Indonesia begitu besar, begitu kaya dengan keanekaragaman suku dan budaya. Program yang sudah kami gagas sejak tahun 2015 sangat bermanfaat untuk meningkatan pengetahuan, terutama untuk saling mengenal kebudayaan satu sama lain. Berbagai pelajaran dan pengalaman yang didapat dari program SMN ini bisa menjadi bekal untuk menjadikan adik-adik sekalian SDM yang berkualitas demi bisa membangun Indonesia," ujar Rini dalam acara Launching Program SMN 2018 di Vertical Garden, Telkom Landmark Tower, Jakarta, Jumat (10/8).


Dalam kesempatan yang sama, Rini juga secara resmi melepas 150 siswa program SMN. Pelepasan peserta yang bertajuk Inspiration Day, ini merupakan titik awal bagi para peserta untuk mulai menjalankan kegiatan pertukaran pelajar ke berbagai provinsi di Indonesia.

Selama dikirim ke provinsi tujuan, para peserta akan tinggal bersama keluarga angkat yang merupakan warga asli daerah tersebut. Para peserta akan memperoleh materi seperti wawasan sosial budaya, pendidikan, entrepreneurship, BUMN dan Nusantara.

Peserta program SMN adalah para pelajar terpilih yang telah melewati serangkaian proses seleksi, terkait prestasi akademik dan/atau non akademik, aktif sebagai pengurus organisasi, dan berasal dari keluarga yang kurang mampu. Untuk menciptakan kesempatan bagi seluruh pelajar tanpa terkecuali, program ini juga mengikutsertakan peserta difabel.

"Saya mendorong BUMN untuk terus mengambil bagian dalam program ini dan terus mendorong kemajuan serta prestasi generasi muda dan keutuhan negara ini tetap terjaga. Terima kasih kepada BUMN-BUMN yang sudah terlibat dalam program ini," imbuh Rini.

Siswa program SMN yang hadir pada kesempatan ini, melibatkan peserta dari 6 BUMN diantaranya Telkom sebagai koordinator Provinsi DKI Jakarta, BNI sebagai koordinator Provinsi D.I Aceh, Pertamina sebagai koordinator Provinsi Papua, WIKA sebagai koordinator Provinsi Sulawesi Tengah, Pelindo 2 sebagai koordinator Provinsi Bangka Belitung, dan Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) sebagai koordinator Provinsi Kalimantan Utara.

Turut hadir dalam kegiatan ini pejabat eselon I dan eselon II Kementerian BUMN, PGS Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) David Bangun, Direktur Utama PT JIEP (Persero) Landi R. Mangaweang,  Direktur Keuangan PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero) Daly Maulana dan Direktur Utama Perum PNRI Djakfarudin Junus, selaku BUMN PIC dan Co-PIC Program BUMN Hadir Untuk Negeri Tahun 2018 di Provinsi DKI Jakarta, serta para Direktur Utama dan Direktur BUMN lainnya.

PGS Direktur Utama Telkom David Bangun menegaskan jika pihaknya mendukung penuh pelaksanaan SMN dalam rangkaian program BUMN Hadir untuk Negeri.

"Di era serba digital ini, terbuka kesempatan lebar bagi para pelajar untuk terus meningkatkan kemampuan dalam masing-masing bidang yang diminati. Telkom sebagai BUMN di bidang telekomunikasi digital berupaya memberikan dukungan maksimal, khususnya dari sisi pembangunan infrastruktur dan penyediaan layanan Information & Communication Technology (ICT) yang dapat diakses masyarakat, khususnya para pelajar di seluruh wilayah Indonesia. Telkom juga menyambut baik berbagai program yang dapat meningkatkan pengetahuan dan pengalaman masyarakat, khususnya terkait wawasan nusantara untuk menumbuhkan dan meningkatkan rasa cinta tanah air, seperti SMN ini," tegas David.

Sebagai informasi, program SMN yang digagas oleh Kementerian BUMN merupakan perwujudan nyata dari BUMN Hadir untuk Negeri yang tahun ini diikuti oleh 852 siswa SMA berprestasi, 68 guru teladan dan 68 guru Ppendamping dari 34 provinsi di Indonesia.

Program ini pertama kali digelar pada tahun 2015. Para siswa dari berbagai provinsi bisa mengunjungi dan mengenal lebih dekat provinsi lainnya. Kegiatan ini menjadi sarana untuk menanamkan rasa kebangsaan sejak dini, sekaligus mendorong generasi muda mengenal lebih jauh kekayaan nusantara sebagai bekal bersaing di pasar global.

Diharapkan seluruh siswa yang terpilih menjadi duta program ini,  tidak hanya mampu menyerap apa yang mereka lihat dan rasakan di tempat tujuan, tetapi lebih dari itu dapat memberikan inspirasi kepada siswa untuk turut berkontribusi memajukan bangsa serta merawat keberagaman Indonesia. [rus/***]

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya