Berita

Awkarin/Net

Blitz

Awkarin, Endorse Pembesar Payudara

KAMIS, 09 AGUSTUS 2018 | 10:08 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Karin Novilda alias Awkarin kembali menggemparkan warganet. Kali ini, sele­bgram terpopuler di Indonesia ini bikin ulah mengendorse obat injeksi untuk ke­cantikan. Dalam unggahan Instastory itu, Awkarin menyebut salah satu akun online shop yang menjual alat kesehatan.

"Injeksi pembesar payudara dan pengen­cang vagina 100 persen aman," tulis cewek 20 tahun asal Riau ini.

Akun twitter @sucasn menanggapi, unggahan Awkarin itu seharusnya tidak dilakukan oleh selebgram yang memiliki banyak pengikut. Karena yang diiklankan olehnya bukan obat-obatan yang diakui jelas kandungan atau manfaatnya.


Seorang dokter bernama Falla Adinda mengingatkan, obat tersebut memiliki kandungan estradiol, yakni obat yang di­gunakan sebagai hormon replacement therapy atau tetapi penggantian hormon.

"Ngeri banget. Jangan dibeli ya. Bahaya. Nggak jelas isinya apa. Nyuntik itu ada caranya, nggak bisa asal tusuk," ulasnya.

Ada juga yang membantu menjelaskan efek samping dari obat-obatan itu.

"Risiko mulai infeksi di tempat penyun­tikan, pembuluh darah sampai jantung/ endokarditis. Masih lagi ada risiko em­boli dan syok anafilaksis yang merupakan sebuah kegawatdaruratan," terang akun @ helmihelmii.

Setelah heboh, Awkarin yang memiliki 3,5 juta pengikut menghapus IG stories itu. Sebelumnya, ia kerap mengunggah sejum­lah foto seksi. Di antaranya pamer ketiak dan memakai lingerie merah maroon yang tak terlalu menutupi bagian kewanitaan­nya. Tak kalah sensual, Awkarin juga foto di sebuah pantai. Ia membusungkan dada dan memamerkan bokong. ***

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya